Berita

Keluarga menyaksikan karantina Calon Taruna Akademi Kepolisian (Catar Akpol) di luar pagar/Ist

Presisi

Ortu Catar Akpol Datangi Udinus Semarang Sekadar Lepas Rindu

SABTU, 13 JULI 2024 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sejumlah orang tua para Calon Taruna Akademi Kepolisian (Catar Akpol) mendatangi gedung D Kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Di tempat gladi bersih tes akademik dan asesmen mental ideologi seleksi taruna Akpol, mereka datang karena ingin melepas rindu dengan melihat para catar, meski tahu tidak diperbolehkan bertegur sapa satu sama lain.

Salah satunya Arika dari Kota Padang, Sumatera Barat. Dia hendak melihat anak ketiganya yang bernama Parlindungan.


"Kangen, sudah seminggu tidak ketemu. Tidak ketemu mulai antar dari bandara," kata Arika, Sabtu (13/7).

Adapun para catar saat ini dikarantina selama mengikuti proses seleksi tingkat pusat Akpol.

"Ya nggak bisa (bertegur sapa), setidaknya lihat bisa lihat saja sudah senang," ujarnya.

Untuk diketahui, proses seleksi tingkat Panpus Penerimaan Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2024 hari ini masuk tahap gladi Uji Akademik dan Asesmen Mental Ideologi. Untuk Uji Akademik dan Asesmen Mental Ideologi digelar hari Minggu (14/7).

Asesmen ini untuk mendeteksi dini calon anggota Polri untuk memastikan tak terpapar radikalisme atau paham menyimpang lainnya, sebelum mereka dinyatakan lulus terpilih dan mengikuti pendidikan pembentukan kepolisian.

Saat ini sebanyak 492 calon Taruna dan Taruni Akpol menjalani seleksi tingkat panitia pusat sejak hari Minggu (7/7).

Akan ada sejumlah tahap lagi yang harus dilalui hingga sidang kelulusan pada 29 Juli 2024 mendatang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya