Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Waspada! Kenali Ciri-Ciri Judi Berkedok Game Online

KAMIS, 11 JULI 2024 | 19:46 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Perkembangan teknologi digital membawa kemudahan akses terhadap berbagai informasi dan hiburan, termasuk game online.

Namun, di balik keseruannya, marak modus perjudian online yang berkedok game online. Hal ini tentu meresahkan dan perlu diwaspadai.

Menurut akun Instagram @literasidigitalkominfo, seperti dikutip redaksi, Kamis (11/7), terdapat beberapa ciri-ciri yang dapat membantu membedakan game online dan judi online:


Tampilan Mirip Game Online

Judi online seringkali dikemas dengan tampilan menarik dan grafis yang memanjakan mata, layaknya game online pada umumnya. Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian dan menipu para pemain.

Fitur Perjudian Terselubung

Perhatikan apakah terdapat fitur perjudian tersembunyi dalam game tersebut. Contohnya, fitur taruhan, jackpot, atau sistem poin yang dapat ditukar dengan uang sungguhan.

Pembayaran dan Penarikan Hadiah dengan Uang Sungguhan

Game online umumnya menawarkan mata uang virtual yang tidak dapat diuangkan. Sedangkan judi online, transaksi dilakukan dengan menggunakan uang sungguhan untuk pembayaran dan penarikan hadiah.

Tidak Ada Regulasi/Lisensi

Periksa legalitas game online tersebut. Game online resmi biasanya memiliki lisensi dan regulasi yang jelas dari pihak berwenang. Judi online umumnya tidak memiliki izin resmi dan beroperasi secara ilegal.

Penawaran Hadiah Menggiurkan

Judi online seringkali menjanjikan hadiah yang tidak masuk akal dan instan untuk menarik minat para pemain. Perlu diingat, keuntungan yang diperoleh dari perjudian tidak sepadan dengan risikonya.

Konten Tidak Cocok untuk Semua Usia

Perhatikan konten dalam game tersebut. Judi online umumnya mengandung unsur perjudian yang tidak pantas untuk anak-anak dan remaja.

Mari tingkatkan literasi digital dan lindungi diri dari bahaya judi online.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya