Berita

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Peringatan 75 tahun NATO di Washington, Amerika Serikat pada Rabu, 10 Juli 2024/Net

Dunia

PM Spanyol Kritisi Standar Ganda NATO di Perang Gaza dan Ukraina

KAMIS, 11 JULI 2024 | 15:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di hadapan para pemimpin NATO, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyampaikan kekesalannya terhadap standar ganda yang diterapkan organisasi militer tersebut.

Dalam pidatonya, Sanchez menegaskan bahwa NATO mengadopsi kebijakan yang tidak adil dengan hanya mendukung Ukraina yang tertindas dalam perangnya dengan Rusia.

Sementara kondisi serupa di Gaza tidak menjadi perhatian serius.


"Jika NATO mengatakan bahwa kami mendukung Ukraina karena kami membela hukum internasional, hal ini sama dengan apa yang harus kami lakukan terhadap Gaza,” tegasnya di peringatan 75 tahun NATO di Washington, seperti dimuat Reuters pada Rabu (10/7).

Sanchez menekankan bahwa posisi NATO harus konsisten yakni dengan ikut mendorong perdamaian internasional dan mendukung pembentukan negara Palestina.

"Harus ada posisi politik yang konsisten di mana kita tidak memiliki standar ganda," kata Sanchez.

Dalam pidatonya, Sanchez tidak lupa menggarisbawahi dukungan untuk Ukraina.

"Kami mendukung demokrasi, kebebasan dan hak untuk hidup di negara seperti Ukraina," tegasnya.

Spanyol di bawah kepemimpinan Sanchez telah membuat marah pemerintah sayap kanan Israel karena mengakui negara Palestina dan mengkritik tindakan Israel dalam perang melawan Hamas.

Para pemimpin NATO pada pertemuan puncak tersebut mengeluarkan deklarasi yang mengatakan Kyiv berada pada jalur yang tidak dapat diubah untuk bergabung dengan aliansi tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya