Berita

Jaya Suprana

Jaya Suprana

Jakarta, Bapak Kota Indonesia

KAMIS, 11 JULI 2024 | 10:54 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DENGAN susah payah sambil babak belur akibat jatuh bangun menempuh perjalanan kemelut deru campur debu berpercik keringat, air mata dan darah, Jakarta berkembang dari dusun nelayan menjadi kota bahkan Ibu Kota Indonesia.

Berawal pada abad ke 14 sebagai dusun nelayan bernama Sunda Kalapa dan menjadi pusat pelabuhan Kerajaan Pajajaran kemudian 22 Juni 1527 penyerangan pangeran Fatahillah ke Sunda Kalapa menyebabkan berubah nama  menjadi Jayakarta.

4 Maret 1621, kerajaan Belanda diwakili VOC mulai mendirikan pemerintahan kolonial dan menamakannya sebagai Batavia. 1 April 1905, pemerintah kolonial Belanda merubah nama menjadi Gemeente Batavia. 8 Januari 1935, pemerintah kolonial Belanda mengubah nama menjadi Stad Gemeente Batavia.


8 Agustus 1942, pasukan Jepang tiba di Batavia dan mengubah namanya menjadi Jakarta Tokubetsu Shi. September 1945, Jakarta menjadi pusat politik dan pemerintahan Indonesia dengan nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta

28 Maret 1950, Pemerintah RI mengubah nama Jakarta menjadi Praj’a Jakarta. 22 Juni 1956, Wali Kota Jakarta kembali mengukuhkan nama menjadi Jakarta. 18 Januari 1958, Jakarta menjadi daerah otonom dengan nama Kotamadya Djakarta Raya. 31 Agustus 1964, Jakarta Raya resmi menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta.

Pada tahun 2022 presiden Jokowi resmi menetapkan keputusan bahwa Ibu Kota Negara Republik Indonesia harus dipindah ke Nusantata, Penajam Paser Utara Kalimantan Timur.

Berdasar keputusan presiden tersebut, berarti sebenarnya Jakarta tidak lagi berhak menyandang gelar Ibu Kota Republik Indonesia. Segagasan dengan Brazil yang memindah Ibu Kota dari Rio de Jainero ke Brasilia, Malaysia dari Kuala Lumpur ke Petaling Jaya, Myanmar dari Yangon ke Naypyidaw, Pakistan dari Rawalpindi ke Islamabad, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, maka Indonesia memindah Ibu Kota dari Jakarta ke Nusantara.

Namun mereka yang sudah terlanjur jatuh cinta kepada Jakarta pada hakikatnya tidak perlu kecewa apalagi bersedih hati karena Jakarta siap resmi dinobatkan sebagai Bapak Kota Republik Indonesia.

Maka Indonesia layak berbangga dan berbahagia sebab menjadi negara pertama sekaligus sementara ini satu-satunya di planet bumi yang beruntung memiliki Ibu Kota sekaligus Bapak Kota.

Merdeka!

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya