Berita

Anggota Komisi VI Fraksi Demokrat Muslim/Repro

Politik

Demokrat Ingatkan Pemberian PMN Tak Bebani APBN

KAMIS, 11 JULI 2024 | 01:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi Partai Demokrat setuju pemberian penyertaan modal negara (PMN) tahun anggaran 2025 sebesar Rp44,2 triliun, tetapi pemerintah harus mempertimbangkan kondisi fiskal negara.

Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Demokrat Muslim ketika membacakan pandangan mini fraksi terhadap usulan Kementerian BUMN terhadap PMN 2025.

"Pada prinsipnya kami mendukung adanya pemberian PMN yang diberikan kepada perusahaan yang membutuhkan, namun demikian kita memberikan catatan kritis untuk menjadi perhatian pemerintah,” kata Muslim dalam rapat bersama Menteri BUMN Erick Thohir, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (10/7).


Muslim mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi landasan terhadap pemerintah untuk memberikan suntikan PMN bagi perusahaan BUMN.

"Kebijakan ini tentunya harus tetap memperhatikan kemampuan fiskal negara, prinsip kehati-hatian, sense of urgency, aspek keberlanjutan dan multplier effect,” sambungnya,

Fraksi Partai Demokrat mengingatkan bahwa pemberian PMN kepada perusahan BUMN harus terukur dan tepat sasaran.

“Pemerintah juga harus mempertimbangkan kemampuan fiskal negara agar PMN terhadap BUMN tidak menjadi beban APBN,” tutup Muslim.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya