Berita

Rapidin Simbolon saat memberikan keterangan di Kantor DPW PKS Sumut/Ist

Politik

Ketua PDIP Sumut: Bobby Nasution Tidak di Black List

RABU, 10 JULI 2024 | 20:44 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Nama Bobby Nasution tidak pernah di black list oleh PDI Perjuangan. Sosok yang kini menjabat Wali Kota Medan tersebut hanya diberhentikan dari partai berlambang banteng tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon kepada wartawan.

“Pak Bobby tidak di black list, tapi diberhentikan. Kenapa diberhentikan, karena tidak mendukung calon presiden kami yang diusung PDI Perjuangan,” katanya kepada wartawan saat bersilaturahmi di Kantor DPW PKS Sumatera Utara, Rabu (10/7).


Rapidin mengatakan, perbedaan pandangan dalam Pilpres 2024 membuat PDI Perjuangan memutuskan untuk memberhentikan Bobby Nasution sebagai kader mereka. Dengan pemberhentian itu, maka Bobby Nasution tidak diperbolehkan membawa-bawa simbol partai mereka.

“Dengan diberhentikan dari partai, berarti beliau tidak boleh lagi membawa simbol-simbol partai,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kader yang sudah diberhentikan dapat diterima kembali lewat pertimbangan pada kongres.

“Kalau pun nanti diterima, itu nanti dipertimbangkan di kongres,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya