Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono menyerahkan rekomendasi dukungan untuk calon kepala daerah bertarung di Pilkada 2024/RMOL

Politik

Berikut Jagoan Demokrat di Pilgub Sulteng, Riau dan NTB

RABU, 10 JULI 2024 | 20:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrat menyerahkan rekomendasi dukungan kepada bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) yang akan bertarung di Pilkada serentak 2024.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyerah tiga rekomendasi dukungan kepada bakal Cagub dan Cawagub Sulawesi Tengah (Sulteng), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Riau.

Penyerahan rekomendasi itu dilakukan di markas Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).


Untuk Provinsi Sulawesi Tengah, Partai Demokrat mendukung bakal Cagub dan Cawagub Anwar Hafid dan Reny Lamadjido.

"Pak Anwar Hafid adalah salah satu kader terbaik di Sulawesi Tengah, beliau malang-melintang meniti karier, pernah menjadi bupati Morowali selama 2 periode 10 tahun sukses membawa Sulawesi Tengah sejahtera," kata AHY.

Selanjutnya untuk Provinsi NTB, partai berlambang bintang mercy itu mendukung bakal Cagub dan Cawagub Zulkieflimansyah dan Suhaili.

"Saya berharap pasangan ini solid dan terpilih kembali memimpin NTB untuk lima tahun ke depan," ungkap putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Adapun untuk Provinsi Riau, Partai Demokrat menjatuhkan dukungannya untuk pasangan bakal Cagub dan Cawagub Muhammad Nasir dan Muhammad Wardan.

Para calon yang menerima rekomendasi dukungan ini kompak menyampaikan rasa terima kasih dan berjanji merealisasikan visi dan misi yang diusung bersama Partai Demokrat.

Dukungan yang diberikan Partai Demokrat ini diharapkan dapat menjadi modal kuat bagi para calon untuk meraih kemenangan dan membawa daerahnya menuju masa depan yang lebih baik.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya