Berita

Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto, saat sambutan pada Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024/Rep

Politik

Menko Polhukam Ajak Seluruh Unsur Sinergi Amankan Pilkada

SELASA, 09 JULI 2024 | 10:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berpotensi mengancam keamanan. Sebab itu Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengajak seluruh unsur untuk bersinergi.

Ajakan itu disampaikan Hadi saat menyampaikan sambutan pada Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 Wilayah Sumatera, digelar secara hybrid dari Sumatera Utara, Selasa (9/7).

Ia pun menjelaskan landscape atau situasi dan kondisi stabilitas keamanan yang dapat berdampak pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.


"Tahun 2024 merupakan rekor jumlah pemilihan umum terbanyak sepanjang sejarah. Hal itu berdampak pada peningkatan ancaman, baik berbentuk miss informasi dan polarisasi sosial politik, yang tentunya berdampak langsung pada proses demokrasi," ujar Hadi.

Mantan Panglima TNI itu memandang, suksesi Pilkada Serentak 2024 tidak bisa dicapai sendiri oleh pemerintah, tapi harus berkerjasama dengan seluruh unsur yang ada.

"Tentunya kita harus mampu menempatkan peran masing-masing sesuai dengan tugas kementerian/lembaga atau instansi kita semuanya melalui satu bentuk, yaitu sinergi," sambungnya.

Mengacu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 2/2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, dan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024, Pilkada Serentak 2023 akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

"(Yakni) di 545 daerah yang terdiri dari 37 provinsi, (karena) satu provinsi (yaitu) DIY sudah melaksanakan. Dan 508 kabupaten/kota, karena 4 kabupaten/kota sudah atau tidak melaksanakan karena akan dipilih langsung oleh gubernur," urai Hadi menambahkan penjelasan.

Melihat kondisi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang tidak mudah tersebut, Hadi memandang perlu adanya langkah strategis berupa sinergitas antara pemerintah dengan penyelenggara pemilu dan peserta pemilu, agar penyelenggaraan pilkada bisa aman dan lancar.

Untuk sekarang ini, dia mengamati tahapan Pilkada Serentak 2024 yang dikerjakan KPU sudah dimulai, berupa pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon (paslon) kepala daerah perseorangan mulai 5 Mei sampai 19 Agustus 2024.

Karena itu, Hadi berpesan kepada seluruh unsur kelembagaan pemerintah dan masyarakat untuk terus bersinergi, hingga seluruh tahapan Pilkada Serentak 2024 terus bergulir sampai pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.

"Kita semua tentunya mengharapkan dalam setiap tahapan Pilkada 2024 akan berjalan dengan lancar dan aman, serta tidak ada kendala apapun dalam pelaksanaannya. Itu bisa kita laksanakan dengan kita harus mewujudkan pilkada aman dan damai, dengan menjaga stabilitas politik hukum dan keamanan," tuturnya.

"Ini sangat penting dan mutlak harus kita jaga sama-sama. Tanpa stabilitas politik, hukum, dan keamanan maka pelaksanaan pilkada serentak akan terganggu. Oleh karena itu bapak/ibu sekalian berkumpul di sini untuk menyamakan pola pikir, pola tindak," tambah Hadi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya