Berita

Balai Kota DKI Jakarta/Ist

Politik

Incumbent Tak Pernah Menang di Pilkada Jakarta

SELASA, 09 JULI 2024 | 00:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Apabila dipasangkan, Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep akan menjadi duet dahsyat.

Pasangan Zaki-Kaesang juga berpeluang mengalahkan pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman (AMAN) di Pilkada Jakarta pada 27 November 2024 mendatang.

"Ingat, incumbent tidak pernah menang di Pilkada Jakarta," kata Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Golkar DKI Jakarta Bambang Waluyo Djojohadikusumo alias Jojo Wahab kepada wartawan, Senin (8/7).


Jojo mengingatkan sosok Presiden RI Joko Widodo, ayah Kaesang yang menang di Pilkada Jakarta 2014.

Saat itu Jokowi yang masih menjabat Wali Kota Solo, mampu mengalahkan incumbent Fauzi Bowo alias Foke.

Padahal Waktu itu Jokowi bukan siapa-siapa. Namun Jokowi punya bekal yang bagus akhirnya bisa menang di Pilkada Jakarta.

“Zaki Iskandar juga sosok yang lengkap dan sarat prestasi. Saat menjabat Bupati Tangerang dua periode, Zaki Iskandar banyak melakukan terobosan,” kata Jojo.

Jojo mencontohkan, berbagai hal yang dilakukan Zaki di Kabupaten Tangerang, seperti melakukan penataan di sejumlah wilayah di Tangerang, yang tadinya kumuh menjadi modern.

Kemudian membangun 29 stadion mini agar anak-anak mudah berolahraga, menyulap kawasan pantai menjadi tempat wisata internasional, dan masih banyak lagi.

“Kaesang representasi generasi Z. Magnet bagi pemilih pemula dan milineal yang jumlahnya bisa mencapai 50 persen," kata Jojo.

Selain itu, Kaesang juga mewakili pemilih Jawa yang jumlahnya mayoritas di Jakarta.

"Jadi, pasangan Zaki-Kaesang akan memberikan warna baru dalam perpolitikan di Jakarta,” pungkas Jojo.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya