Berita

AlSafi Danone merupakan salah satu produsen minuman siap saji/Net

Bisnis

Danone Genjot Bisnis di Arab Saudi Melalui AlSafi Danone

SENIN, 08 JULI 2024 | 20:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ada banyak minuman berbasis susu maupun jus di berbagai toko di seputar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang dapat dijumpai oleh jamaah haji dan umroh dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Namun, banyak yang belum tahu bahwa sebagian produk tersebut adalah produksi Alsafi Danone - perusahaan patungan antara AlSafi dan Danone. 
AlSafi yang berdiri tahun 1979 makin melebarkan sayapnya pada tahun 2001. Sejak bekerja sama dengan Danone dan kini menjadi salah satu market leader di Arab Saudi dan Timur Tengah.
AlSafi Danone merupakan salah satu produsen minuman siap saji dengan beragam produk berbasis susu  dengan merek AlSafi, Actimel, Danette, Activia, dan lain-lain.


Saat ini, perusahaan tersebut memiliki 2 pabrik pengolahan dengan 46.000 sapi dan 2.643 karyawan dari 102 kebangsaan. Produk-produk Alsafi Danone menyebar di 17 negara di Timur Tengah. Tahun 2020, Alsafi Danone menjadi salah satu tempat bekerja terbaik di Arab Saudi.

Tahun 2023, AlSafi Danone, membantu lulusan baru para mahasiswa di Arab Saudi dengan melakukan transfer knowledge melalui program beasiswa untuk mendapatkan pelatihan praktis di lingkungan kerja nyata. Kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi ini  berkontribusi pada pengembangan generasi muda dalam mewujudkan visi Kerajaan pada 2030 mendatang untuk mengubah industri menjadi lebih modern.

Program beasiswa “Masar Wa’ed” yang diinisiasi "the Patronage of the Custodian of the Two Holy Mosques" ini sangat penting bagi Kerajaan Arab Saudi untuk memberdayakan berbagai sektor industri dalam pengembangan kemampuan SDM-nya, khusus dalam bidang pendidikan, pelatihan kerja, dan lain-lain.

AlSafi Danone berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi bagi generasi muda yang ada di Arab Saudi. Melalui jaringan Danone Global, program ini memberi kesempatan kepada para lulusan mahasiswa baru di Arab Saudi untuk mengembangkan karir mereka di AlSafi Danone Group.

Selama mengikuti program beasiswa ini, mahasiswa akan diajarkan tentang teknologi global mutakhir.

Chairman AlSafi Danone, Ziad Al Tunisi, mengatakan perjanjian kerja sama dengan Kerajaan Arab Saudi ini  melambangkan kolaborasi dan kemitraan yang efektif antara sektor swasta dan entitas pemerintah.

“Kerja sama ini bertujuan untuk memberdayakan organisasi sektor swasta untuk merancang program pelatihan di Danone global yang berteknologi maju dan merupakan pemimpin dunia dalam produksi susu dan turunannya,” ujarnya.

Kolaborasi ini akan mempercepat transfer teknologi global ke Kerajaan Arab Saudi, sejalan dengan tujuan Visi 2030 dan secara efektif memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.

CEO AlSafi Danone, Eng.Hisham Ezz El Arab, mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi salah satu perusahaan dari sektor swasta pertama yang berpartisipasi dalam program 'Masar Wa'ed ', yang menunjukkan komitmen untuk membina, melatih, dan mempersiapkan para generasi muda Arab Saudi.

Pencapaian ini menekankan dedikasi AlSafi Danone dalam memberdayakan para generasi muda Arab Saudi dan membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan, sehingga sukses dalam berbagai peran penting di perusahaan.

Komitmen ini tidak hanya sekedar sponsorship, tetapi juga menciptakan peluang jangka panjang bagi lulusan baru mahasiswa di Arab Saudi untuk berkontribusi secara signifikan terhadap karir  mereka serta pertumbuhan dan perkembangan Kerajaan Arab Saudi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya