Berita

Bank BTN/Net

Bisnis

Merger Gagal, BTN Syariah Batal Akusisi Bank Muamalat

SENIN, 08 JULI 2024 | 16:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana PT Bank Tabungan Negara (BTN)  untuk mengakuisisi  PT Bank Muamalat Tbk batal dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI.

"Kami tidak akan melakukan akuisisi Bank Muamalat dengan berbagai alasan yang bisa kami sampaikan kemudian pada saat tertutup. Jadi kami tidak akan meneruskan," kata Nixon, Senin (8/7).


Dalam pernyataannya, Nixon mengatakan bahwa pembatalan rencana itu memang belum dinyatakan secara resmi lewat keterbukaan informasi, karena pihaknya harus menjaga kesepakatan bersama dengan pihak yang hendak diakuisisi.

Namun, BTN kata Nixon telah menyampaikan keputusan tersebut kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham terbesar bank tersebut, dan juga kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jadi kita memang satu tetap harus menjaga kesepakatan bersama mereka, tapi secara umum dapat kami sampaikan, kami juga sudah konsul ke pemegang saham, dalam hal ini Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) dan Wakil Menteri BUMN (Kartika Wirjoatmodjo) dan kami juga sampaikan ke OJK. Cuma kami belum lakukan keterbukaan informasi," jelasnya.

Erick Thohir sebelumnya telah mengungkapkan rencana penyatuan atau merger Bank Muamalat dengan BTN Syariah, yang awalnya ditargetkan berjalan pada Maret 2024.

Namun, dalam proses tersebut Nixon mengatakan bahwa BTN menghadapi kendala dalam proses akuisisi Bank Muamalat, salah satunya disebabkan oleh keterlambatan data yang diterima.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya