Berita

Representative Image/Net

Dunia

Liga Arab Sepakat Boikot Perusahaan Israel dan Sekutu

SENIN, 08 JULI 2024 | 15:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Liga Arab sepakat memboikot perusahaan yang terafiliasi dengan Israel dan sekutunya sejak awal Juli 2024 ini.

Seperti dikutip Middle East Monitor, Senin (8/7), keputusan tersebut tertuang dalam pernyataan yang dikeluarkan Liga Arab setelah melakukan konferensi ke-96 yang diadakan di Kairo, Mesir.

Dalam kesepakatan itu, negara yang tergabung dalam Liga Arab menegaskan tidak akan berinvestasi di pemukiman khusus Yahudi. Mereka juga meminta para pengusaha untuk menarik semua investasi dari pemukiman tersebut.


"Para peserta menyampaikan apresiasinya atas upaya gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS), mengakui dampak dan pencapaiannya yang luas dalam menghadapi pendudukan, kolonialisme, dan kejahatan apartheid Israel," tulis Middle East Monitor.
    
"Mereka juga mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri dan memperoleh kedaulatan (bernegara)," tegas hasil pertemuan Liga Arab tersebut.

Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab untuk Palestina dan Wilayah Arab yang Diduduki Duta Besar Saeed Abu Ali selaku pemimpin konferensi itu menekankan pentingnya memperkuat boikot atas Israel. Ia juga menegaskan urgensi tindak lanjut dari upaya BDS tersebut.

Adapun dalam Konferensi ke-96 Liga Arab ini juga menyinggung koordinasi mereka dengan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk terus mengembangkan mekanisme boikot dengan harapan akan ada integrasi gerakan boikot secara Islam dengan aksi negara-negara Arab dan kelompok internasional.

Selain itu, Liga Arab juga mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk mematuhi pembaruan tahunan dengan memasukan daftar hitam perusahaan global dan Israel. Hal ini menyangkut kelompok Zionis yang beroperasi di pemukiman ilegal Israel di wilayah Arab yang diduduki, yakni Dataran Tinggi Golan dan West Bank.

Lebih lanjut, Liga Arab meminta FIFA dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk melarang Israel berpartisipasi dalam acara olahraga dunia. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk hukuman atas tindakan penghancuran dan genosida yang dilakukan Tel Aviv di Jalur Gaza serta wilayah Palestina lainnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya