Berita

Beberapa warga Palestina yang dibebaskan tampak lemah dan memiliki bekas luka di tubuh mereka saat tentara Israel membebaskan 50 warga Palestina setelah lebih dari tujuh bulan ditahan pada 1 Juli 2024/Net

Dunia

Baru Bebas, Tahanan Palestina Langsung Dibunuh Israel

MINGGU, 07 JULI 2024 | 16:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Beberapa jam setelah dibebaskan oleh Israel, tahanan Palestina tewas akibat serangan udara di Rafah, Gaza Selatan.

Mengutip Anadolu Ajansi pada Minggu (7/7), beberapa tahanan yang baru bebas lainnya juga terluka setelah menjadi sasaran peluru artileri Israel.

Seorang warga Palestina yang selamat yang termasuk di antara mereka yang dibebaskan mengatakan tentara Israel membebaskan sekitar 15 warga Palestina.


"Kami adalah pekerja yang mengamankan truk bantuan dan ditangkap empat hari lalu di kawasan bandara Gaza, sebelah timur Rafah, saat menunggu kedatangan mereka,” ujarnya.

Tahanan yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa saat mencapai jalan utama di kota Rafah, tentara Israel menembakkan peluru ke arah mereka.

"Akibatnya, kematian dan cedera pada sekitar tujuh orang. Para pekerja lainnya meninggalkan daerah itu," ungkapnya.

Mengenai perlakuan yang tahanan terima selama di penjara, warga Palestina yang dibebaskan mengaku sangat menderita.

"Pasukan tentara menyiksa kami secara fisik dan mempermalukan kami, melemparkan kami ke tanah, menginjak-injak tubuh kami, dan bahkan mengencingi kami," ujarnya.

Secara berkala, tentara Israel membebaskan tahanan Palestina yang ditangkap dalam serangan darat di Gaza, yang dimulai setelah serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

Setelah dibebaskan, para tahanan melaporkan mengalami berbagai bentuk penyiksaan kejam di dalam pusat penahanan Israel, yang mengakibatkan pada luka yang dalam dan cacat permanen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya