Berita

Reruntuhan bangunan di Jalur Gaza/Net

Dunia

Hamas Tolak Penempatan Pasukan Asing di Jalur Gaza

MINGGU, 07 JULI 2024 | 15:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setiap intervensi asing yang berusaha mengambilalih pemerintahan Gaza tanpa persetujuan rakyat Palestina, akan dilawan dengan keras oleh Hamas.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas menolak penempatan pasukan asing di Gaza dan menegaskan bahwa masa depan wilayah kantong itu hanya bisa ditetapkan oleh Palestina sendiri.

"Hamas menolak rencana untuk membawa pasukan asing ke wilayah Gaza dengan dalih atau pembenaran. Kami tidak akan membiarkan perwalian atau penerapan solusi eksternal yang melemahkan hak-hak dasar kami atas kebebasan dan penentuan nasib sendiri," tegasnya, seperti dikutip dari Anadolu Ajansi pada Minggu (7/7).


Bulan lalu, The Washington Post melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant membahas rencana pemerintahan Gaza selama pertemuannya dengan pejabat Amerika Serikat.

Menurut rencana tersebut, sebuah komite dipimpin oleh Amerika Serikat dan mitra-mitra Arab yang moderat serta pasukan keamanan internasional akan dikerahkan ke Gaza untuk mengawasi keamanan serta mengatur logistik.

Pernyataan Hamas muncul ketika negosiasi tidak langsung antara Israel dan gerakan tersebut dilanjutkan, yang dimediasi oleh Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat, untuk mencapai kesepakatan pertukaran tahanan dan gencatan senjata di Gaza.

Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat telah berusaha selama berbulan-bulan untuk mencapai gencatan senjata dan pembebasan 120 sandera yang tersisa di Gaza, namun tidak berhasil.

Hamas mengatakan kesepakatan apa pun harus mengakhiri perang dan menyebabkan penarikan penuh Israel dari Gaza.

Namun Israel hanya akan menerima gencatan senjata sementara dalam pertempuran karena berambisi menghancurkan Hamas hingga ke akarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya