Berita

KSAL Laksamana Muhammad Ali memimpin upacara penutupan pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Sarjana 117 Taruna dan 12 Taruni AAL, di Kampus AAL, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur/Ist

Pertahanan

Dinyatakan Lulus, 129 Taruna-Taruni AAL Siap Jadi Pemimpin Indonesia

SABTU, 06 JULI 2024 | 03:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA



RMOL. Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) merupakan lembaga pendidikan pertama, kawah chandradimuka bagi perwira Jalasena.

Apalagi setiap taruna-taruni yang telah lulus bukan hanya sebagai calon pemimpin TNI AL dan TNI, melainkan juga calon-calon pemimpin nasional.


Pesan ini disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali saat memimpin Upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Sarjana 117 Taruna dan 12 Taruni AAL Angkatan ke-69 tahun 2024 di Gedung Maspardi, Kampus AAL, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/7).

“Atas nama TNI Angkatan Laut, saya mengucapkan selamat kepada para Taruna AAL Angkatan ke-69 yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana terapan pertahanan sesuai program studi masing-masing," kata Ali.

Pada wisuda kali ini sebanyak 129 alumni D4 (setara S1) Lembaga Pendidikan AAL, berhak menyandang gelar S.Tr (Han) (Sarjana Terapan Pertahanan) dengan lima Program Pendidikan.

Ali juga menjelaskan bahwa ada beberapa dua taruna yang menempuh pendidikan di luar negeri yaitu di US Naval Academy, Amerika Serikat dan  di National Defense Academy, Jepang.

“Dengan mengikuti pendidikan Naval Academy di negara-negara maju, nantinya apa yang mereka dapat, bisa diterapkan juga di sini, guna meningkatkan kualitas pendidikan di Akademi TNI Angkatan Laut," kata Ali.

Ali berharap para taruna untuk menguasai pengetahuan teknologi yang sesuai dengan perkembangan zaman sehingga mereka tidak gagap teknologi (gaptek) tanpa mengurangi nilai-nilai moral dan moril dari prajurit TNI AL.



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya