Berita

Raja Inggris, Charles III dan Ketua Partai Buruh Keir Starmer di Istana Buckingham pada Jumat, 5 Juli 2024/Net

Dunia

Rishi Sunak Kalah, Raja Charles III Tunjuk Keir Starmer Jadi PM Baru

JUMAT, 05 JULI 2024 | 23:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam pertemuan di Istana Buckingham, Raja Inggris, Charles III secara resmi menujuk pemimpin Partai Buruh Keir Starmer sebagai perdana menteri baru.

Penunjukan itu dilakukan  menyusul kemenangan bersejarah Partai Buruh dari Partai Konservatif yang dipimpin Rishi Sunak.

Partai Buruh mendapatkan 412 dari 650 kursi di House of Commons, sementara Konservatif hanya meraih 121 kursi.


Angka tersebut menandai hilangnya dukungan yang signifikan terhadap partai yang memenangi pemilu terakhir pada tahun 2019.

Mantan Perdana Menteri Rishi Sunak mengakui kekalahannya pada Jumat pagi (5/7). Dia mengaku terkejut dengan hasil tersebut, tetapi masih dapat menerimanya.

“Kepada semua kandidat dan juru kampanye Konservatif yang bekerja tanpa kenal lelah namun tidak membuahkan hasil, saya minta maaf karena kami tidak dapat memberikan hasil yang pantas untuk upaya Anda," ujar Sunak di hadapan para pendukungnya, seperti dimuat AFP.

Dia dengan cepat menuju ke Istana Buckingham untuk mengajukan pengunduran dirinya kepada Raja Charles III.

Setelah 14 tahun pemerintahan dipimpin Konservatif, Starmer  dari Partai Buruh tiba di 10 Downing Street untuk pertama kalinya sebagai orang yang memegang jabatan tertinggi di Inggris.

Dalam pidato kemenangannya, Starmer mengakui bahwa perjuangan untuk mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat setelah bertahun-tahun mengalami kekecewaan bukan hal yang mudah.

Namun dia yakin akan mengemban tanggung jawab tersebut dan memberikan harapan baru untuk rakyat Inggris.

"Partai Buruh akan menawarkan sinar harapan, yang awalnya pucat namun semakin kuat seiring berjalannya waktu," kata dia.

Selama bertahun-tahun, Starmer yang berusia 61 tahun kerap dikritik karena dianggap kurang berkarisma.

Namun pendekatan metodisnya untuk membawa Partai Buruh kembali ke pusat politik Inggris dan memperluas daya tariknya di kalangan pemilih telah membuahkan hasil.

Tidak dapat disangkal, Starmer dan Partai Buruh mendapat manfaat dari kesulitan ekonomi dan kekacauan politik selama bertahun-tahun di bawah pemerintahan Konservatif.

Mantan pengacara tersebut, yang dianugerahi gelar kebangsawanan atas jasanya dalam bidang peradilan pidana, menunjukkan sikap tegas selama bertahun-tahun dalam kekacauan, memberikan apa yang dilihat banyak orang sebagai kembalinya keadaan politik ke keadaan normal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya