Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/7)/RMOL

Politik

Megawati Respons UKT Mahal: Pendidikan Itu Harus Gratis!

JUMAT, 05 JULI 2024 | 13:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Polemik Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang belakangan menuai polemik, turut menyita perhatian Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Megawati lantas menyatakan bahwa seharusnya pendidikan di Indonesia gratis karena ditanggung oleh pemerintah melalui APBN.

"Nah, untuk apa sih menyiapkan manusia Indonesia agar berjiwa progresif, maju. Ini urusan sekolah aja heboh. Apa urusan apa itu? (UKT/ Uang kuliah tunggal), lah iyo opo to yo, mbok ya udah bayarin ae, ngopo to yo. Apa nggak iso sih? Hah? Jawab kalau pemimpin. Lah iya emang bisa," ujar Megawati dalam pidatonya di acara pengambilan pengucapan sumpah janji jabatan pengurus DPP PDIP masa bakti 2019-2024 yang diperpanjang hingga 2025, di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/7).


Megawati, yang pernah menjabat sebagai Presiden kelima RI, mengusulkan agar anggaran untuk sekolah diprioritaskan, bahkan jika perlu mengurangi anggaran bantuan sosial (Bansos). Itu pun, kata dia, kalau pemerintah serius ingin memperbaiki sistem pendidikan nasional.

“Kalau saya, sorry, karena saya pernah presiden, kalau untuk sekolah kalau gak ada duitnya, saya kurangi yg namanya bansos. Nggak boleh? Boleh. Ada ini (duit)-nya,” jelasnya.

Dia juga mengajak anggota DPR untuk mempertimbangkan prioritas ini.

“Mana angkat tangan DPR? Apa nggak boleh? Kan aku nanya, boleh nggak? Karena ini keperluan anak didik, masa ndak bisa, ndak punya uang sekolah, saya sampai bingung. Yaudah aja, kan itu tinggal istilahnya siapa dulu sih telor apa ayam, kaya gitu. Betul apa nggak?" tegasnya.

Lebih jauh, Megawati menegaskan kembali pandangannya bahwa pendidikan seharusnya gratis di Indonesia.

“Padahal kan harusnya untuk pendidikan itu, sekolah itu harus gratis. Jangan betul-betul, jangan ngomong doang. Saya tuh sampai pusing bolak balik ngapain toh, UKT,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya