Berita

Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur/Net

Politik

Survei GRC: Mantan Bupati Jember Faida Unggul, Disusul Petahana

JUMAT, 05 JULI 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Geopolitik Research Center (GRC) memprediksi Faida yang merupakan mantan Bupati Jember periode 2016-2021, unggul dari Petahana Hendy Siswanto pada Pilkada 2024.

Hal tersebut terekam dalam hasil survei untuk Pilkada Jember yang akan digelar pada November 2024 mendatang.

"Hasilnya, Faida unggul di angka 39,4  persen, disusul petahana Hendy Siswanto di angka 20,8 persen," ujar Direktur Eksekutif GRC, Alfian Septiansya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/7).


Alfian mengatakan, selain Faida dan Hendy, ada tokoh berpotensi lain yang masuk radar survei GRC. Namun, tingkat elektabilitas tokoh-tokoh tersebut masih di bawah Faida dan Hendy.

"Tingkat elektabilitas tokoh lainnya seperti Gus Firjaun 15,2 persen, Muhammad Fawait dengan 10,7 persen, Karimullah Dahrujiadi 9,1 persen dan tidak memilih 4,8 persen," kata Alfian.

Faida bahkan tercatat mengantongi angka keterpilihan hingga 44,2 persen, jika disimulasikan hanya empat nama pada Pilkada Jember. Hendy Siswanto menyusul di urutan kedua dengan 23,1 persen.

"Gus Firjaun meraih 14,6 persen, Muhammad Fawait 9,9 persen, dan tidak memilih 8,2 persen," tuturnya.

Meski demikian, Alfian menekankan, hasil survei ini masih sangat dinamis, karena responden cenderung bisa mengubah pilihannya, lantaran belum masuk masa kampanye dan tahapan Pilkada.

Survei ini melibatkan 1.400 responden yang tersebar di 31 kecamatan di Jember. Survei digelar pada 22 Juni hingga 2 Juli 2024.

Metode penarikan sampel menggunakan multistage random sampling dan hasil survei ini memiliki margin of error +/-2,62 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya