Berita

Keluarga besar Joko Widodo/Ist

Politik

Lembaga Negara Rusak, Jokowi Malah Sibuk Urus Karir Anak dan Menantu

JUMAT, 05 JULI 2024 | 10:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mahkamah Konstitusi (MK), serta berbagai institusi penegak hukum mengalami penurunan kredibilitas dan kepercayaan publik.

Menurut Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, keadaan itu menimbulkan keprihatinan mendalam.

"Lembaga-lembaga negara rusak, ya KPU, ya KPK, ya MK, penegak hukum, ya menteri-menterinya," kata Andi, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Jumat (5/7).


KPU sebagai institusi penyelenggara Pemilu malah dicoreng kelakuan ketuanya, Hasyim Asyari, yang terbukti melakukan pelecehan terhadap salah seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

Begitu pula KPK, yang dulunya jadi simbol pemberantasan korupsi, kini kinerjanya banyak dikritik. Lalu ada MK yang harusnya berfungsi sebagai penjaga konstitusi, ternyata sering jadi pusat kontroversi, dengan keputusan yang tidak objektif.

Mirisnya, di tengah situasi itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dinilai justru lebih fokus mengurus karir politik anak dan menantu.

Setelah mengantarkan putra sulung, Gibran Rakabuming Raka, jadi Wapres terpilih, kini berusaha agar putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dan menantunya, Bobby Nasution, maju Pilkada.

"Presiden sibuk ngurus anak-anak dan menantunya. Sempurna sudah," sindir Andi Sinulingga.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya