Berita

Samsung/Net

Bisnis

Dunia Demam AI, Samsung Untung Besar

JUMAT, 05 JULI 2024 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Semakin berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (AI) dipastikan membawa dampak positif bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang teknologi seperti Samsung Electronics.

Reuters melaporkan, raksasa Korea Selatan tersebut diperkirakan akan membukukan kenaikan laba sebesar 13 kali lipat pada kuartal kedua tahun ini dibanding tahun sebelumnya berkat permintaan terhadap teknologi AI yang mendorong kenaikan harga chip memori.

Berdasarkan rata-rata LSEG SmartEstimate, laba operasional bagi pembuat chip memori, telepon pintar, dan TV terbesar di dunia itu, kemungkinan naik hingga 8,8 triliun won (Rp103,6 triliun) pada kuartal yang berakhir pada 30 Juni mendatang.


Jumlah tersebut akan menjadi laba tertinggi Samsung sejak kuartal ketiga 2022.

Kinerja divisi semikonduktor utama milik Samsung kemungkinan terus meningkatkan laba kuartalan kedua berturut-turutnya. Hal ini terkait dengan mengingat harga chip memori yang terus naik dari titik terendah di pertengahan 2022 hingga akhir 2023.

"Permintaan yang meledak untuk chip DRAM kelas atas seperti chip memori pita lebar (HBM) yang digunakan dalam chipset AI, serta chip yang digunakan dalam server pusat data dan gadget yang menjalankan layanan AI mendukung pemulihan yang luas dalam industri chip," kata para analis.

Menurut penyedia data TrendForce, selama kuartal kedua, harga chip memori melonjak sekitar 13 persen hingga 18 persen dibandingkan kuartal sebelumnya untuk chip DRAM yang digunakan dalam perangkat teknologi dan 15 persen hingga 20 persen untuk chip NAND Flash yang digunakan untuk penyimpanan data.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya