Berita

Airin Rachmi Diany/Net

Politik

Jelang Pilgub Banten 2024

Golkar Disarankan Gandeng PDIP dan Demokrat Menangkan Airin

KAMIS, 04 JULI 2024 | 17:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Golkar diyakini dapat memperkuat pencalonan Airin Rachmi Diany di pemilihan gubernur (Pilgub) Banten, apabila dapat menggandeng PDIP dan Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan mengamati, Golkar punya lawan yang tidak biasa di Pilgub Banten, karena sama-sama partai politik (parpol) pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Dan Gerindra jumlah kursinya sama dengan Golkar di Banten, yaitu 14 kursi. Bahkan sudah membangun poros Koalisi Banten Maju bersama tujuh partai yaitu PKS, PAN, PSI, Nasdem, PKB, PPP untuk mengusung Andra Soni-Dimyati," ujar Yusak kepada RMOL, Kamis (4/7).


Dia memandang, terbentuknya Koalisi Banten Maju yang diisi banyak parpol seharusnya tidak menjadi halangan Partai Golkar. Sebab, terdapat faktor elektoral Airin dan Golkar itu sendiri di kawasan Banten yang kuat.

"Sejak 2006, Golkar punya rekam jejak kuat di eksekutif Banten melalui pilkada langsung dengan mendapat 2 kali Gubernur dan 1 kali Wagub," sambungnya menjelaskan.

"Dan Airin punya peluang menang,  karena ditopang dengan modal ketokohan individu yang cukup kuat. Makanya cenderung dikunci oleh kompetitornya," tambah Yusak.

Lebih lanjut, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pamulang (FISIP UNPAM) itu meyakini, Golkar masih berpeluang besar mengusung Airin di Pilgub Banten, meskipun agak ketinggalan dalam membangun Poros Koalisi.

"Meskipun masih ada kemungkinan perubahan peta atas Koalisi 7 parpol tersebut, namun Golkar sebaiknya segera merangkul PDIP dan Demokrat untuk berkoalisi agar tidak terkunci, karena Golkar masih membutuhkan dukungan partai lain untuk mengajukan pasangan cagub-cawagub," tuturnya.

"Kalau PDIP tidak mengajukan Rano Karno sebagai Cagub, Golkar bisa mengajak PDIP bergabung dengan kompensasi Wakil. Cawagub Airin dari PDIP bisa diambil dari tokoh yang kuat di daerah Serang Raya," demikian Yusak menutup.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya