Berita

Liga Arab/Net

Dunia

Liga Arab Sepakat Boikot Perusahaan Berafiliasi Israel

KAMIS, 04 JULI 2024 | 16:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah perang Gaza yang terus berlanjut, Liga Arab mengambil sikap tegas dengan memboikot perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan Israel. 

Mengutip Middle East Monitor pada Kamis (4/7), keputusan itu diambil selama konferensi ke-96 Pejabat Penghubung Kantor Regional Arab mengenai Boikot Israel, yang diadakan di Kairo. 

Konferensi yang dipimpin oleh Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab untuk Palestina dan Wilayah Pendudukan Arab, Saeed Abu Ali menekankan pentingnya memperkuat kerja badan-badan boikot Arab dan menindaklanjuti upaya dan kegiatan mereka dalam melaksanakan ketentuan boikot Arab.


Mereka mendesak perusahaan-perusahaan tersebut menarik investasi mereka dan menghentikan kerja sama rezim Israel, sesuai dengan aturan boikot yang telah ditetapkan. 

"Perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan dan ketentuan boikot Arab dalam investasi di pemukiman ilegal khusus Yahudi akan dilarang," ungkap keputusan Liga Arab. 

Konferensi ini juga menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi antara Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dalam mengembangkan mekanisme boikot Islam dan mengintegrasikannya dengan boikot Arab dan internasional.

Mereka juga mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk mematuhi pembaruan tahunan “daftar hitam” perusahaan global dan Israel yang beroperasi di pemukiman ilegal Israel di wilayah Arab yang diduduki (Tepi Barat dan Golan), sejalan dengan resolusi Dewan 31/ 36 Tahun 2016.

Selain itu, konferensi tersebut meminta FIFA dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) melarang Israel berpartisipasi dalam acara olahraga mengingat tindakan penghancuran dan genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya