Berita

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar/RMOL

Hukum

Impor Gula PT SMIP, Mantan Kanwil Bea Cukai Riau Digarap Kejagung

KAMIS, 04 JULI 2024 | 10:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kejaksaan Agung memeriksa IRY, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau periode 2017-2019 dan lima saksi lain, terkait dugaan korupsi impor gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP).

Kelima saksi lain adalah RT (Direktur Fasilitas Kepabeanan Ditjen Bea dan Cukai 2017), NAA (staf P2 pada DJBC Pusat), GFBB (staf P2 pada DJBC Pusat), PS (tim Monsus 2023 pada DJBC Pusat), dan AFR (tim Monsus 2023 pada DJBC Pusat).

"Mereka diperiksa terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan importasi gula PT SMIP 2020-2023 atas nama tersangka RD dan RR," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Kamis (4/7).


Menurutnya, pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara.

Sejauh ini Kejagung sudah beberapa kali memanggil sejumlah saksi, baik swasta maupun instansi pemerintahan setempat.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan ada pemeriksaan saksi baru, bahkan tambahan tersangka.

Dalam kasus itu, Kejagung telah menetapkan Kepala Kanwil Bea Cukai Riau periode 2019-2021, Ronny Rosfyandi (RR)dan RD (Direktur PT SMIP) sebagai tersangka.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya