Berita

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS)/Net

Bisnis

Tingkatkan Pendapatan, MEDS Tambah Kegiatan Usaha Baru

RABU, 03 JULI 2024 | 18:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS) berencana menambah kegiatan usahanya melalui penambahan KBLI.

KBLI adalah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia yang merupakan panduan pemilihan bidang usaha.

Manajemen MEDS dalam keterangan yang dikutip Rabu (3/7) mengatakan bahwa MEDS berencana menambah kegiatan usaha di bidang-bidang ini:


1. 30921 Industri Sepeda dan Kursi Roda termasuk Becak
2. 32501 Industri Furnitur untuk Operasi, Perawatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi
3. 32502 Industri Peralatan Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Perlengkapan Orthopedic dan Prosthetic
4. 26602 Industri Peralatan Elektromedikal dan Elektroterapi

Penambahan KBLI tersebut, ke depannya perusahaan yang bergerak dalam industri peralatan kesehatan dan turunannya ini dapat melakukan kegiatan usaha berupa industri dan perdagangan Kursi Roda, Tiang Infus, Bak Instrumen, dan Tensimeter Digital.

Dengan penambahan kegiatan usaha baru maka MEDS dapat menciptakan nilai yang di antaranya pengembangan kegiatan usaha baru dan penambahan sumber pendapatan baru. Disamping itu MEDS merupakan perusahaan publik yang telah berdiri cukup lama dan berpengalaman dibidang industri alat kesehatan.

Penambahan kegiatan usaha ini dilakukan dengan pertimbangan MEDS melihat adanya peluang untuk meningkatkan pendapatan dari beberapa produk alat kesehatan yang akan diproduksi oleh Perseroan, seperti kursi roda, tiang infus, bak instrumen, dan tensimeter digital.

Kebutuhan produk alat kesehatan seperti kursi roda, misalnya, masih diminati. Selain untuk kebutuhan di rumah sakit, klinik, atau fasilitas kesehatan lainnya, kursi roda saat ini juga diperlukan di tempat layanan publik lainnya seperti: bandara, stasiun, mall, atau tempat pelayanan publik lainnya, yang mana mereka membutuhkan fasilitas kursi roda untuk disabilitas atau lansia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya