Berita

Penyambutan Kapal Tongkang BG. MMSS 2506 sebagai kapal feeder perdana rute langsung Jambi–Jakarta/Ist

Bisnis

IPC Terminal Petikemas Turut Genjot Volume Ekspor Jambi

RABU, 03 JULI 2024 | 13:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

IPC Terminal Petikemas/TPK Area Jambi menyambut sandarnya Kapal Tongkang BG. MMSS 2506 sebagai kapal feeder perdana rute langsung Jambi–Jakarta dalam menggenjot arus perdagangan antar wilayah.

Rute untuk pertama kalinya komoditas asal Jambi dapat di ekspor melalui transhipment di Jakarta dengan kapal feeder dari agen pelayaran PT Pulau Laut Lines yang rencananya akan secara rutin sandar tiga kali sepekan.

Hadirnya layanan ini membuka peluang bagi pelaku usaha dalam memasarkan produk ke berbagai negara tujuan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi.


“Dalam 29 tahun terakhir, petikemas ekspor dari Jambi selalu transhipment di Singapura sebelum ke negara tujuan. Untuk sekarang ini transhipment sudah dapat dilakukan di Jakarta,” kata Direktur Utama IPC TPK Guna Mulyana dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu (3/7).

“Harapannya lebih banyak operator yang melakukan direct call ke Jakarta agar lebih banyak lagi konektifitas untuk negara tujuan ekspor tidak hanya Intra Asia dan Middle East tapi juga Eropa, Mediteranian dan USA,” tambahnya.

Menurut data BPS Provinsi Jambi, nilai ekspor 2024 terus mengalami peningkatan setiap bulan dengan komoditas tertinggi pertambangan.

Dari sisi pelabuhan, tujuan dibukanya layanan ini adalah menumbuhkan transhipment via Jakarta dan IPC TPK selaku operator terminal petikemas berupaya mendukung inisiatif pemerintah untuk menjadikan pelabuhan di Indonesia transhipment hub ke negara tujuan.

Tug Boat TB. SPGM 1306 Kapal Tongkang BG. MMSS 2506 dengan kapasitas 250 TEUs peti kemas sebagai Feeder dari Jambi menuju Jakarta yang selanjutnya diangkut oleh Mother Vessel menuju ke Gwangyang, Korea Selatan. Kapal tersebut sandar dan bertolak pada Senin, 1 Juli 2024.

Seremoni penyambutan dilakukan di dermaga terminal petikemas IPC TPK Area Jambi. Dihadiri oleh Perwakilan Pulau Laut Lines Kristina Rajagukguk, Perwakilan Pelayaran Yang Ming Line Sopiyan Achrin Tirtana, Perwakilan PT Harmoni Prima Indonesia Ahmad Maulana Putra serta Manager TPK Area Jambi Wedhar Tani Aji beserta jajaran.

“Dibukanya New Feeder Service hari ini menjadi pencapaian sendiri bagi kami dalam mendorong peningkatan volume barang dari pelaku usaha di Jambi,” ujar Kepala Cabang PT Pulau Laut Line.

“Apresiasi kepada IPC TPK dalam memberikan pelayanan yang optimal agar pemilik barang memiliki kepastian pengiriman barang dan biaya logistik efisien,” tandas dia.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya