Berita

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Nugraha Gumilar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur/RMOL

Pertahanan

Kapuspen Akui Media Berperan Penting bagi TNI

RABU, 03 JULI 2024 | 13:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Peran media sangat penting dalam menyebarkan informasi soal TNI kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Nugraha Gumilar dalam acara media gathering/ Coffee Morning di Lensa Cafe Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Rabu (3/7).

"Kami sangat menyadari sekali, sekali lagi kami sangat menyadari peran media itu sangat luar biasa krusial di mata kami, TNI," kata Nugraha,


Karena tanpa media, menurut Nugraha, belum tentu informasi TNI bisa sampai ke masyarakat.

"Atau tanpa awak media, kami belum tentu dapat informasi umpan balik dari masyarakat bagaimana TNI ke depan, apa yang harus dilakukan oleh TNI," kata Nugraha.

Di sisi lain, Nugraha mengakui ini merupakan kali pertama bertemu dengan para wartawan sejak dilantik sebagai Kapuspen.

"Acara ini adalah yang pertama saya sejak di sini (Puspen) dengan para teman-teman ini belum pernah berkumpul sama awak media sejak saya bulan Januari. Baru hari ini punya waktu untuk bertemu," kata Nugraha.

Dalam media gathering ini, Nugraha juga mempersilakan perwakilan media cetak, online, televisi dan radio memberikan masukan.

Salah satunya Sahrul dari Jawa Pos yang menyebut alur informasi penting dilakukan dalam kasus tertentu.

"Alur informasi memang kami butuhkan untuk bahan liputan kami. Tentunya, kami berharap para pejabat di Mabes TNI ini mudah untuk dikonfirmasi ke depannya," kata Sahrul.

Sementara, itu perwakilan media TV Iwan Hermawan dari CNN Indonesia menyebut, peran media penting untuk meluruskan kejadian yang viral dan berkaitan dengan TNI.

Terlebih belakangan ini banyak kasus yang viral di media sosial dan warganet mudah sekali menyimpulkan tanpa adanya klarifikasi.

"Tugas kami mengklarifikasi, kami fungsinya bantu bapak-bapak tugas kami lakukan klarifikasi dalam hal ini dari Puspen," kata Iwan.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya