Berita

Salah satu objek wisata Laos.

Dunia

Sektor Pariwisata Laos Ambisius di Ttahun 2024

RABU, 03 JULI 2024 | 01:22 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Memiliki begitu banyak warisan budaya, Laos di Asia Tenggara memiliki rencana ambisius dan inisiatif strategis untuk menarik lebih banyak wisatawan, khususnya dari India.

Direktur Jenderal Kementerian Pariwisata, Kebudayaan, Laos, Khom DouangChanta pada hari Senin (1/7) mengumumkan rencana ambisius  tahun 2024, menyoroti beragam penawaran pariwisata dan initiatif strategis bagi pengunjung ke negara Asia Tenggara tersebut.

“Tahun ini, kami telah merencanakan 77 kegiatan pariwisata dari bulan Januari hingga Desember, yang bertujuan untuk menampilkan kekayaan budaya dan alam ibu kota kami dan 17 provinsi,” kata DouangChanta kepada wartawan, menekankan upaya Laos untuk meningkatkan daya tariknya sebagai tujuan wisata.


“India adalah pasar utama, tidak hanya secara global tetapi juga di ASEAN. Pada tahun 2023, kami menyambut hampir 14.000 pengunjung asal India, dan pada kuartal pertama tahun 2024 saja, lebih dari 4.000 orang India mengunjungi Laos,” ujar DouangChanta mengenai kehadiran India yang signifikan di pasar pariwisata global.

DouangChanta menggarisbawahi pentingnya kerja sama bilateral antara Laos dan India dalam promosi pariwisata.

“Kementerian Pariwisata kami aktif berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata India. Bersama-sama kita berpartisipasi dalam forum seperti ASEAN Tourism Forum untuk meningkatkan peluang pariwisata,” jelasnya.

Menyoroti pendekatan proaktif mereka, DouangChanta menyebutkan, “Kami telah mengundang media India untuk melihat langsung daya tarik pariwisata Laos. Liputan positif mereka akan membantu meningkatkan kesadaran dan menarik lebih banyak wisatawan India ke Laos.”

Ketika ditanya tentang tantangan konektivitas udara yang mempengaruhi perjalanan antara Laos dan India, DouangChanta menyatakan optimismenya mengenai perkembangan di masa depan. “Konektivitas udara yang efektif sangat penting bagi pariwisata. Diskusi antara maskapai penerbangan Laos dan India telah berlangsung. Kami mendorong kolaborasi yang lebih erat untuk meningkatkan konektivitas dan memfasilitasi perjalanan antar negara,” jelasnya.

DouangChanta juga menyampaikan harapannya akan penguatan kemitraan maskapai penerbangan.

“Tujuan kami adalah membangun koneksi yang kuat yang akan memfasilitasi perjalanan yang lebih mudah bagi pengunjung India ke Laos dan sebaliknya. Hal ini secara signifikan akan meningkatkan pertukaran pariwisata antar negara kita,” katanya.

Laos masih terkurung daratan dengan Tiongkok sebagai tetangganya di utara, dan Vietnam terletak di timur laut dan timur negara tersebut. Laos selatan adalah Kamboja, sedangkan Thailand di barat dan Myanmar di barat laut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya