Berita

Pasangan Aman (Anies Baswedan-Sohibul Iman)/Net

Politik

Pasangan Aman Belum Tentu Aman

SELASA, 02 JULI 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman (Aman) yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Pilkada Jakarta 2024, diprediksi kandas.

Sebab, meski PKS partai pemenang di Jakarta, tapi tetap perlu koalisi dalam mengusung calon.

Demikian dikemukakan Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Selasa (2/7).


“Pasangan Aman bisa bubar, karena proses lobi yang intensif,” katanya.

Dia juga menilai, Anies yang masih memiliki elektabilitas tertinggi akan jadi rebutan Parpol untuk lobi-lobi politik, agar memilih pasangan ideal untuk Pilkada Jakarta November mendatang. Sedangkan elektabilitas Sohibul Iman masih rendah.

“Sehingga lobi-lobi lanjutan pasti terjadi. Nasdem dan PKB tentu tak bisa menelan begitu saja semacam 'corporate action' ini. Lobi akan terus berlangsung dengan interest yang kuat dari partai-partai lain,” tambah Didik.

Sebab itu dia mengatakan, jika PKS tetap kekeuh mengusung Anies Baswedan-Sohibul Iman, maka partai lain enggan berkoalisi dengan PKS, dan pasangan itu akan gagal.

“Bukan tidak mungkin ini jadi bumerang bagi pasangan ini, bubar ketika lobi-lobi lanjutan terjadi,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya