Berita

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman (tengah)/Dok Pribadi

Nusantara

Tak Sekadar Tangguh, Aceh Butuh Sosok Pemimpin Berintegritas dan Bermoral Tinggi

SELASA, 02 JULI 2024 | 01:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aceh membutuhkan sosok pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan memiliki moralitas tinggi. Sebab sangat penting karakter pemimpin yang saleh, taat, dan memiliki hubungan yang kuat dengan Tuhan.

"Harus saleh, taat, dan berakar pada hablun minallah yang kuat, bukan pemimpin yang salah, tidak takut kepada Allah, tidak amanah dan tidak peduli kepada masyarakatnya," kata Rektor Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Profesor Mujiburrahman, di Banda Aceh, Senin (1/7).

Mujib menegaskan soal pentingnya semangat pejuang dalam diri seorang pemimpin, terutama di tengah kondisi politik saat ini. Dengan semangat pejuang akan menjadi pijakan dan energi dalam menjalankan amanah kepemimpinan untuk membangun Aceh secara serius, sungguh-sungguh, melayani, dan tanpa pamrih.


Mujib juga menyoroti risiko mental penikmat yang dapat berdampak negatif pada kepemimpinan.

"Mental penikmat akan menghiasi warna kepemimpinan yang birokratis, hedonis, aji mumpung. Mental penikmat ini senang dilayani dan menikmati fasilitas sebesar-besarnya. Namun mereka kurang peduli kepada keutuhan dan kemaslahatan masyarakat," paparnya, dikutip RMOLAceh, Senin (1/7).

Selain itu, Mujib menekankan pentingnya pemimpin yang memiliki kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik, integritas pribadi yang tinggi, dan kemitraan yang luas.

"Hanya pemimpin yang memiliki kemampuan dan integritas yang tinggi yang mampu memimpin Aceh dengan skill dan seni sehingga bisa merangkul seluruh elemen masyarakat," sebutnya.

Untuk itu, Mujib berharap siapapun pemimpin Aceh masa depan akan diridhai Allah SWT, juga dicintai, dihormati, dan dibantu oleh masyarakat.

"Sehingga harapan Aceh yang berperadaban, maju, dan sejahtera dapat terwujud," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya