Berita

Ketua Nasional Rekan Indonesia, Agung Nugroho bersama Sudirman Said/Ist

Politik

Rekan Indonesia: Sudirman Said Sosok Potensial Bacagub Jakarta

SENIN, 01 JULI 2024 | 15:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Kapten Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) pada Pilpres 2024, Sudirman Said bertandang ke markas Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia di wilayah Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (1/7)).

Kedatangan Sudirman ke sana untuk bersilaturahmi dan bertukar gagasan dengan Rekan Indonesia terkait permasalahan Jakarta di bidang kesehatan. Tema yang menjadi pembahasan mereka adalah pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan.

Hal itu diungkapkan Ketua Nasional Rekan Indonesia, Agung Nugroho. Kepada Sudirman, Agung menjelaskan, Jakarta saat ini tengah menuju kota global sejak menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ), sehingga harus ditata lebih teknokratik agar dapat terwujud kota cerdas atau smart city.


Agung mengatakan, Jakarta juga dituntut untuk dapat mengurangi beban masalah yang ada. Di bidang kesehatan misalnya, Jakarta masih memiliki masalah yang belum terselesaikan, di antaranya pembangunan upaya preventif dan promotif kesehatan secara konkret.

"Karena preventif dan promotif kesehatan merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia di Jakarta, warga yang sehat meningkatkan kualitas SDM kotanya," kata Agung dari keterangannya.

Dalam pertemuan itu, Agung juga memaparkan langkah pemerintah daerah yang bisa mengentaskan masalah stunting di kalangan anak-anak.

Dengan pagu anggaran secara keseluruhan mencapai Rp83 triliun, harusnya Jakarta mampu menyelesaikan momok persoalan ini.

Dengan masalah kesehatan di Jakarta tersebut, Agung mengatakan bahwa Jakarta butuh pemimpin yang bersih. Calon kepala daerah juga harus memiliki kemampuan manajemen yang kuat dan kemampuan mengesekusi permasalah dengan cepat dan tegas.

"Tiga kemampuan itu hanya dimiliki oleh Sudirman Said, itu bisa dilihat dari pengalamannya sebagai Tim di Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) Aceh, Menteri ESDM dan Sekjen PMI," kata Agung.

Saat di BRR, Sudirman Said berhasil membatalkan proyek bermasalah sebesar Rp 157 miliar. Selain itu BRR juga berhasil menjalankan proses rekonstruksi Serambi Mekkah itu dengan sukses sekaligus efektif.

BRR juga dikenal sebagai lembaga yang bersih dan bebas dari segala macam praktik korupsi, terbukti RS dan Puskesmas hasil rekontruksi infrastruktur di Aceh masih berdiri kokoh karena dibangun sesuai spesifikasi yang diperuntukan.

Saat menjadi Menteri ESDM, Sudirman Said berhasil memotong jalur peijinan tambang yang berbelit-belit dan banyak menghabiskan biaya menjadi lebih ringkas, efektif dan tidak lagi berbiaya tinggi.

"Begitu pun saat menjadi Sekjen PMI, Sudirman Said berhasil memperbaiki sistem manajemen PMI menjadi lebih rapi, ringkas dan modern," pungkasnya.




Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya