Berita

Krakatau Steel/Net

Bisnis

Krakatau Steel Bukukan Kerugian Rp476 Miliar

SENIN, 01 JULI 2024 | 15:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan pelat merah di bidang produksi baja, PT Krakatau Steel (KRAS), membukukan kerugian 29,14 juta dolar AS (Rp476 miliar) pada kuartal I 2024.

Kerugian itu meningkat dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 18,27 juta dolar AS (Rp298 miliar).

Laporan keuangan yang dirilis manajemen KRAS pada Minggu (30/6), tercatat bahwa pendapatan usaha perseroan pada kuartal I-2024 mencapai 231,79 juta dolar AS (Rp3,7 triliun).


Angka tersebut turun 66,39 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar 689,83 juta dolar AS (Rp11 triliun).

Lebih lanjut, KRAS juga mencatat beban penjualan sebesar 4,96 juta dolar AS, beban umum dan administrasi sebesar 21,96 juta dolar AS, dan pendapatan operasional lainnya sebesar 6,25 juta dolar AS.

Kondisi tersebut telah membuat perusahaan juga mengalami kerugian operasional pada kuartal I-2024 mencapai 728 ribu, berbalik dari laba operasional 21,86 juta dolar AS pada kuartal I-2023.

Perusahaan pelat merah itu juga mengalami rugi per saham dasar per kuartal I-2024 sebesar 0,0015 dolar AS. Nilai tersebut lebih tinggi dibanding kuartal I-2023 yang mencapai 0,0009 dolar AS.

Sementara itu, KRAS turut  mencatat total aset pada kuartal I-2024 sebesar 2,79 miliar dolar AS, lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu 2,84 miliar dolar AS.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya