Berita

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz/Net

Dunia

Menlu Israel Sebut Iran Layak Dihancurkan

SENIN, 01 JULI 2024 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah ketegangan militer yang meningkat di kawasan, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz mengeluarkan pernyataan yang cukup kontroversial terkait Iran.

Dalam sebuah unggahan di platform X, Katz menyebut rezim Iran berhak diserang dan dilenyapkan.

"Sebuah rezim yang mengancam kehancuran layak untuk dihancurkan," cuitnya, seperti dimuat Reuters pada Senin (1/7).


Lebih lanjut Menlu Israel itu juga mengancam akan melancarkan perang habis-habisan dengan Lebanon, jika Hizbullah tidak berhenti menembaki wilayah perbatasan utara.

Duta Besar Iran di PBB pada Jumat (28/6) dalam unggahan di X mengatakan bahwa perang dengan Iran tidak bisa dihindari apabila Israel bersikeras menyerang Lebanon.

"Jika Israel memulai agresi militer skala penuh di Lebanon, perang yang menghancurkan akan terjadi," tulisnya.

Dubes menambahkan, skenario terburuk itu bisa dicegah jika pihak-pihak berkonflik bersedia berdiskusi di meja perundingan.

Hizbullah telah melakukan baku tembak dengan Israel sejak Oktober, bersamaan dengan perang Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant pekan ini mengatakan mereka ingin menempuh jalur diplomatik untuk menyelesaikan masalah dengan Hizbullah.

Meskipun Katz adalah anggota kabinet keamanan Israel, kebijakan perang diambil oleh kabinet kecil yang dipimpin oleh Netanyahu dan termasuk Gallant di dalamnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya