Berita

Atlet panjat tebing Indonesia saat berlaga ASEAN University Games 2024/RMOLJatim

Olahraga

Juara Umum AUG 2024, Panjat Tebing Indonesia Songsong Olimpiade Paris

SENIN, 01 JULI 2024 | 07:39 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Cabang olahraga panjat tebing Indonesia juara umum ASEAN University Games (AUG) 2024 atau Pekan Olahraga Mahasiswa se-Asia Tenggara. Kontingen Garuda berada di puncak klasemen akhir dengan tambahan dua emas dan perak.

Kedua medali didapat dari kategori speed relay putra dan putri pada hari terakhir, di kompleks lapangan KONI Jatim, seperti diikuti dari Kantor Berita RMOLJatim, Senin (1/7).

Tambahan dua emas itu sekaligus menutup ajang AUG 2024 dengan manis. Pasalnya, panjat tebing telah mengoleksi enam emas, tujuh perak, dan satu perunggu.


Manajer panjat tebing, Hendri Winoto Hasan, mengatakan, hasil yang diperoleh tim Indonesia sudah cukup bagus. Terlebih persiapan yang dimiliki sangat singkat. Di satu sisi, atlet panjat tebing banyak yang mengikuti kegiatan di daerah masing-masing.

“Kami bersyukur, hasil ini sesuai ekspektasi dan tidak dengan kegiatan lain. Kini kami mempersiapkan diri jelang Olimpiade Paris,” kata Hendri, usai penutupan.

Persiapan dan latihan yang dijalani atlet Pelatnas berjalan baik. Beberapa di antaranya berlatih di daerah asal, ada pula yang berlatih di kampus. Sejauh ini pihaknya memang tidak menerapkan pemusatan latihan.

“Saya kira memang tidak harus melakukan pemusatan, karena program latihan sudah diserahkan untuk diaplikasikan atlet. Bisa di daerah, bisa juga di kampus,” ungkap pria kelahiran Bandung itu.

Kontingen Indonesia cukup dominan di Cabor panjat tebing. Enam emas didapat melalui speed perorangan putra-putri, lead putra-putri, dan speed relay putra-putri. Sedang emas kategori boulder putra-putri direbut Singapura.

Khusus soal boulder, Hendri menilai Singapura memiliki persiapan cukup bagus. Bahkan mereka sudah latihan terpusat selama tiga bulan.

“Untuk boulder memang ada beberapa catatan. Salah satunya persiapan yang mereka miliki cukup bagus,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya