Berita

Safari Pemenangan Pilkada 2024/Presiden PKS, Ahmad Syaikhu/RMOLJabar

Politik

PKS Targetkan 70 Persen Kemenangan Pilkada di Jabar

SENIN, 01 JULI 2024 | 03:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Presiden DPP PKS, Ahmad Syaikhu menargetkan 70 persen kemenangan pada Pilkada serentak 2024 di wilayah Jawa Barat. Termasuk Pilkada di Kabupaten Purwakarta.

"Target tersebut lebih tinggi dari raihan kemenangan pada Pilkada di Jawa Barat lima tahun lalu. Pada Pilkada di wilayah Jawa Barat lima tahun lalu, kita memperoleh kemenangan sebesar 60 persen," ujar Ahmad Syaikhu pada agenda Safari Pemenangan Kang Haru Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, di Hotel Harper, Purwakarta, Minggu (30/6).

Menurut Syaikhu, PKS sudah menekan tombol Pilkada, yang artinya seluruh struktur, anggota dan anggota legislatif terpilih harus kembali bekerja untuk memenangkan Pilkada 2024.


Soal PKS bisa bersama-sama kembali berkoalisi dengan partai pengusung pada Pilpres 2024 lalu, Ahmad Syaikhu mengatakan, untuk koalisi yang linear dengan koalisi Pilpres atau Pilgub dengan Pilbup bisa saja terjadi.

"Namun ada hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan, karena dalam konteks Pilkada, karakter antara satu daerah dengan daerah lainnya berbeda. Kita lihat saja nanti," terangnya.

PKS Usung Pasangan Yadi-Pipin?

Untuk bakal calon Pilkada di Kabupaten Purwakarta, Presiden PKS juga memandang para calon kepala daerah yang diusung adalah calon terbaik yang layak mendapatkan dukungan.

PKS memastikan bakal mengusung dua nama untuk Pilkada Purwakarta. Yaitu Yadi Rusmayadi dan Pipin Sopian selaku Juru Bicara (Jubir) DPP PKS.

"Alhamdulillah Pilkada 2024 kita mendapatkan kandidat-kandidat yang bagus. Yadi-Pipin merupakan putra asli Purwakarta, mudah-mudahan ini bisa totalitas dalam berjuang untuk perbaikan Purwakarta ke depan," ucap Ahmad Syaikhu.

Terkait partai koalisi di Pilkada Purwakarta, Syaikhu mengatakan, sudah ada 4 partai yang menguat. Ia pun berharap 4 partai tersebut bisa terjaga sampai dengan pendaftaran ke KPU Purwakarta.

"Untuk empat partai (koalisi) nanti kandidat atau tim sukses yang menjelaskan," ujarnya.

Syaikhu pun meminta kepada kedua kandidat (Yadi-Pipin) untuk memastikan perahu guna bisa berlayar.

"Itu tadi saya sampaikan ke beliau-beliau, kalau udah ada perahu yang cukup lakukan aja," ujarnya seraya mengatakan, untuk meningkatkan elektabilitas, Syaikhu meminta kepada Pipin Sopian untuk lebih banyak tinggal di Purwakarta.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya