Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas)/RMOL

Politik

PAN Majukan Kongres untuk Redam Kecewa Pengurus Daerah ke Zulhas

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Partai Amanat Nasional (PAN) memajukan jadwal pelaksanaan kongres, diperkirakan sebagai upaya mencegah munculnya kekecewaan dari pengurus daerah terhadap kepemipinan Ketua Umum Zulkifli Hasan alias Zulhas.

Pengamat politik Citra Institute Efriza menilai, keterangan elite PAN di pengurus pusat, dapat ditafsirkan tengah bermanuver untuk mempertahankan kepemimpinan Zulhas.

Pasalnya, dia memperkirakan kekecewaam tidak terhindarkan terjadi, mengingat masih ada hajatan akbar lima tahunan, yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar serentak di akhir tahun 2024 ini.


"PAN memajukan Kongres PAN ditenggarai adanya upaya untuk mencegah gelombang kekecewaan dari daerah-daerah terhadap Zulhas pasca pilkada," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (28/6).

Namun, lanjut Efriza menjelaskan, jika jadwal kongres tak diubah atau tetap dilaksanakan Februari 2025, maka kemungkinan besar dapat terjadi kekecewaan di tingkat daerah akibat situasi dan hasil Pilkada 2024.

"Misalnya, pengambilan keputusan di pusat yang tidak transparan,  keputusan pusat yang tidak mewakili suara arus bawah dari daerah tentang figur yang didukung, maupun hasil akhir di Pilkada yang jika mengecewakan juga turut mengundang kekecewaan kader-kader PAN," urainya.

Maka dari itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang itu memandang, jika Konres PAN digelar Agustus 2024 ini, maka banyak kader-kader potensial, elite partai, maupun pimpinan-pimpinan daerah yang punya kepentingan besar memutuskan mempertahankan kepemimpinan Zulhas.

"Misalnya bagi mereka yang berproses di Pilkada, sehingga mendukung Zulhas adalah bagian dari upaya mendapatkan simpatik maupun kepercayaan dari Ketua Umum Zulhas dan pimpinan di pusat saat ini," demikian Efriza.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya