Berita

Stasiun Luar Angkasa Internasional di orbit Bumi/Net

Tekno

SpaceX Teken Proyek Senilai Rp13,8 Triliun dari NASA

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 12:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan milik miliarder Elon Musk, SpaceX, baru-baru ini menandatangani kontrak senilai 843 juta dolar AS (Rp13,8 triliun) dengan NASA untuk mengembangkan pesawat antariksa yang akan meninggalkan orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada tahun 2030.

"SpaceX telah dipilih untuk mengembangkan dan mengirimkan Kendaraan Deorbit AS," kata NASA pada Rabu, seperti dikutip dari Space dotcom, Jumat (28/6).

"Kendaraan tersebut akan bertanggung jawab untuk membuang stasiun luar angkasa dengan cara yang terkendali setelah masa operasionalnya berakhir pada tahun 2030," tambah pernyataan itu.


ISS sudah mendekati akhir masa operasionalnya, dan seiring dengan semakin maraknya rencana pembangunan stasiun luar angkasa baru milik komersial, stasiun lama harus disingkirkan dengan aman pada akhir dekade ini.

Hanya sedikit rincian tentang Kendaraan Deorbit AS, sebutan NASA, yang telah dirilis sejauh ini.

Namun, badan tersebut mengklarifikasi bahwa kendaraan itu akan berbeda dari kapsul Dragon milik SpaceX, yang mengantarkan kargo dan awak ke stasiun, serta kendaraan lain yang melakukan layanan untuk NASA.

Baik kendaraan maupun ISS akan hancur secara destruktif saat mereka memasuki kembali atmosfer, dan salah satu tugas besar SpaceX ke depan adalah memastikan bahwa stasiun tersebut masuk kembali dengan cara yang tidak membahayakan wilayah berpenduduk.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya