Berita

Judi online/Ist

Nusantara

Muslim Wajib Menjauhi Judi Bentuk Apa Pun

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 09:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bahaya judi online bisa berdampak serius terhadap beberapa aspek kehidupan. Oleh karenanya, judi online harus dijauhi.

Menurut Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, judi online dapat dilihat dari dua sisi. Pertama, dari aspek sosiologis, judi dapat menimbulkan ketidakharmonisan dalam keluarga.

“Suami misalnya, akan menggunakan kapital untuk keluarga digunakan untuk kepentingan pribadi. Hal ini akan membuat ketidakseimbangan dalam rumah tangga. Cekcok dalam rumah tangga jadi tidak bisa dihindari" kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/6).


Lebih lanjut, Jamiluddin menekankan bahwa penggunaan kapital dalam judi online akan terus meningkat karena imajinasi akan menang yang terbentuk, meskipun hal itu bertolak belakang dengan realitas.

“Pada dasarnya tidak ada orang yang menang dalam berjudi, kecuali pengusaha judi," tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa judi dapat menjadi candu. Sebab penjudi akan berupaya memperoleh modal berjudi, yang sering dilakukan dengan cara-cara yang tidak normal, sehingga mengganggu keluarga maupun masyarakat umum.

Dari sisi agama Islam, Jamiluddin menegaskan bahwa judi sangat dilarang.

“Sebab, hal-hal yang bersifat spekulasi tidak dibenarkan. Judi sudah pasti bersifat spekulatif. Karena itu, seharusnya seorang muslim wajib menjauhi judi dalam bentuk apa pun," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya