Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Anthony Budiawan: Rupiah Sempat Menguat Bukan karena Pemerintah

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 09:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Menkeu Sri Mulyani terkait kurs Rupiah yang ditutup indah dan perkasa di angka Rp16.375 karena tim gugus tugas Prabowo-Gibran, dinilai berlebihan.

Menurut Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies), Anthony Budiawan, pernyataan itu terlalu didramatisir oleh Sri Mulyani.

"Kasihan, bangsa Indonesia punya menteri yang hanya suka main sandiwara, dengan judul pembodohan kepada masyarakat," kata Anthony, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/6).


Menurutnya, kurs Rupiah memang sempat menguat sedikit, awal Minggu ini, tapi tidak signifikan.

"Penguatan kurs Rupiah yang tidak signifikan itu kemudian didramatisir, seolah-olah menguat karena penampilan bersama antara pemerintah dengan tim gugus tugas sinkronisasi Pemerintahan Prabowo," katanya.

Sebab itu Anthony menyayangkan bila tim ekonomi Prabowo-Gibran ikut dalam drama Sri Mulyani itu, dan mempertontonkan sinetron ekonomi negara bahwa di balik itu, dalam lima tahun ini, rasio utang bakal membengkak 50 persen, dan defisit anggaran bisa tembus 3 persen.

"Penampilan bersama itu sesungguhnya jebakan untuk tim Prabowo. Anehnya, tim Prabowo mau saja tampil menjadi aktor pendukung sinetron Jokowi dan Sri Mulyani," demikian Anthony Budiawan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya