Berita

Kebersamaan Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Jokowi Diduga Hidupkan Kembali Kartu Politik Anies

RABU, 26 JUNI 2024 | 11:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo diduga sengaja menghidupkan kembali kartu politik Anies Baswedan melalui pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Langkah ini merupakan strategi politik untuk mengimbangi dominasi Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Analisis ini disampaikan Pengamat Politik Hendri Satrio dalam menyikapi langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akhirnya memberi tiket kepada Anies untuk maju Pilkada Jakarta 2024.


"Jokowi izinkan kartu Anies hidup. (Jokowi) nggak pengen Prabowo gede sendiri tanpa pesaing?" Kata Hendri dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/6).

Pengamat yang akrab disapa Hensat itu melanjutkan, Presiden Jokowi akan purna tugas pada Oktober mendatang. Selanjutnya tongkat komando akan diteruskan Prabowo Subianto.

Maka dari itu, membuka jalan bagi Anies maju Pilkada Jakarta adalah langkah untuk mencegah Prabowo Subianto, mendapatkan dukungan yang terlalu besar menjelang Pilpres 2029.

"Kalau harus diberikan tiket nggak mungkin dari Prabowo. Kan 2019 pernah ditawari Cawapres tapi Anies nolak. Nah jadi kemungkinan Jokowi yang ngasih jalan ke Anies," kata Hensat.

Sebab Jokowi menyadari, meskipun putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka menjadi pendamping Prabowo, namun peluang anaknya bersinar di 2029 masih terlalu jauh.

"Susah Gibran itu. Perlu waktu 10-15 tahun buat dia jadi besar," tutup Founder Lembaga Survei Kedai Kopi itu.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya