Berita

Balon sampah yang dikirimkan Korea Utara ke Korea Selatan/Net

Dunia

Korut Luncurkan 350 Balon Sampah Baru ke Korsel

SELASA, 25 JUNI 2024 | 16:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan dari militer Korea Selatan menyebut sekitar 350 balon berisi sampah kembali diterbangkan Korea Utara ke arah Seoul pada Selasa (25/6).

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan, sekitar 100 balon, sebagian besar membawa kertas bekas dan sampah telah mendarat di Seoul dan di bagian utara Provinsi Gyeonggi.

"Hingga pukul 09.00, tidak ada balon yang melayang di udara, sementara analisis terhadap balon yang diambil menunjukkan balon tersebut tidak mengandung zat beracun," ungkap JCS, seperti dimuat Yonhap News.


Korea Selatan mengaku siap melakukan siaran melalui pengeras suara kapan saja untuk membalas tindakan Pyongyang.

Peluncuran terbaru ini terjadi setelah Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un baru-baru ini mengisyaratkan akan mengirimkan lebih banyak balon sampah ke Korea Selatan.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tanggapan terhadap selebaran anti-Pyongyang yang diluncurkan oleh pembelot Korea Utara di Korea Selatan.

Ini menandai peluncuran kelima kalinya sejak akhir bulan lalu. Dengan gelombang terbaru ini, Korea Utara diperkirakan telah meluncurkan hampir 2.000 balon pembawa sampah sejak 28 Mei.

Sebagai tanggapan, Korea Selatan menyiarkan siaran anti-Pyongyang melalui pengeras suara perbatasan pada tanggal 9 Juni untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

Namun pengeras suara dimatikan keesokan harinya sebagai upaya untuk mencegah situasi menjadi tidak terkendali.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya