Berita

Sekretaris Jenderal PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy/Ist

Politik

PKS Peringatkan Aleg Terpilih Tak Seperti Pegawai Corporate

SELASA, 25 JUNI 2024 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP) yang diikuti para kader yang berhasil lolos ke parlemen pada Pemilu 2024.

Sekretaris Jenderal PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy menyampaikan, kegiatan ini dihadiri 262 peserta terdiri dari 53 anggota DPR RI dan 209 anggota DPRD Provinsi.

"Selamat untuk saudara-saudara sekalian baik untuk para incumbent yang kembali terpilih ataupun kepada anggota legislatif (Aleg) baru yang berhasil merebut kursi di dapil masing-masing," kata Aboe Bakar seperti dikutip redaksi melalui kanal YouTube PKSTV, Selasa (25/6).


Habib Aboe yang kembali lolos ke Senayan menjelaskan, Aleg merupakan kepanjangan tangan partai di parlemen. Oleh karena SKP ini penting dilaksanakan untuk membangun sistem kerja.

Sekjen PKS meminta seluruh Aleg terpilih dapat memahami dengan baik misi perjuangan partai di parlemen.

Habib Aboe menegaskan setiap Aleg harus memiliki kemampuan melakukan optimalisasi terhadap fungsi-fungsi kedewanan.

"Saya tidak ingin kita ini menjadi pekerja parlemen yang datang duduk bawa buku terus pulang lagi. Jangan. Seperti pegawai corporate datang pas office hour aja. Kemudian ikut rapat, isi absen, dapat amplop coklat, sudah," tegasnya.

Melalui sekolah kepemimpinan partai ini juga bertujuan untuk memperkuat timwork. Masing-masing Aleg harus siap ditempatkan di komisi berapa dia akan bertugas.

"SKP ini juga sebagai memperdalam ta'aruf. Barangkali di antara kita masih ada sebatas tahu nama, wilayah dan sebagainya, bisa jadi hanya baru sebatas kenal muka," pungkas Aboe Bakar Alhabsy.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya