Berita

Kedatangan KRI Dewaruci disambut hangat tari-tarian khas Aceh (Sedati) serta pertunjukan drama kolosal zaman penjajahan/Ist

Pertahanan

KRI Dewaruci Tiba di Sabang dalam Pelayaran Muhibah Jalur Rempah

SELASA, 25 JUNI 2024 | 03:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) yang sebelumnya dilepas pada tanggal 7 Juni 2024 di Kolinlamil, Jakarta Utara, KRI Dewaruci tiba di Pelabuhan BPKS CT I, Kuta Bawah, Sukakarya, Kota Sabang, Minggu (23/6).

Kedatangan KRI Dewaruci disambut hangat Komandan Lanal Sabang (Danlanal Sabang) Kolonel Laut (P) Gita Muharram dan Pj Walikota Sabang serta unsur Forkopimda Sabang.

Di Kota Sabang, para rombongan Laskar Rempah disamping melaksanakan Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) juga memiliki tujuan lain berupa refleksi sejarah tentang kejayaan Kota Sabang yang dulu pernah menjadi jalur rempah, dengan kekayaaan utama merica dan cengkeh serta expose tempat-tempat bersejarah yang ada di Kota Sabang.


Danlanal Sabang dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejarah gemilang rempah-rempah di Nusantara bukan hanya menyimpan kenangan global yang megah, tetapi juga menciptakan kekayaan budaya yang mendalam.

"Kegiatan pelayaran MBJR tahun 2024 ini akan menjelajahi kearifan lokal di 7 (tujuh) kota bersama-sama KRI Dewaruci dan 75 Laskar Rempah terpilih," ujar Danlanal Sabang dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin (24/6).

Lebih lanjut, kegiatan ini akan mengingatkan kita pada kejayaan dan peristiwa masa lalu yang ada di Kota Sabang dalam perdagangan jalur rempah. Jalur rempah inilah yang menjadi perhatian dari negara-negara barat untuk Indonesia.

Pada kesempatan ini, rombongan Laskar Rempah disuguhi dengan penampilan tari-tarian khas Aceh (Sedati) serta pertunjukan drama kolosal zaman penjajahan dan diakhiri dengan memperkenalkan makanan khas Aceh (Kuah Belango).

Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan melalui MBJR ini dapat memperkenalkan kembali kejayaan maritim bangsa Indonesia, melestarikan budaya dan tradisi jalur rempah, memperkuat hubungan diplomasi antar negara tetangga, serta meningkatkan promosi pariwisata maritim Indonesia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya