Berita

Bobby Nasution/Ist

Politik

Jika Ingin Sosok Ideal, Wakil Bobby Nasution Harus Didasarkan Survei

SENIN, 24 JUNI 2024 | 21:51 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Survei yang independen menjadi hal yang penting untuk menjadi pedoman dalam menentukan sosok ideal untuk mendapingi Bobby Nasution di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2023. Dengan survei independen, maka masyarakatlah yang akan memberi penilaian mengenai sosok yang beberapa waktu belakangan ini sudah mendaftar ikut bertarung pada perhelatan politik lima tahunan itu.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Negeri Medan (Unimed) Dr Bakhrul Khair Amal saat berbincang soal sosok ideal pendamping Bobby Nasution.

“Jika berbicara soal sosok ideal, maka sosok calon wakil Bobby harus didasarkan pada survei, disitu akan terlihat elektabilitas tertinggi,” katanya, Senin (24/6).


Sebenarnya kata Bakhrul, bicara mengenai Pilgubsu 2024 tidak boleh mengesampingkan persoalan-persoalan realistis yang kerap terjadi seputar pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumatera Utara. Berkaca dari apa yang terjadi pada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023 yang berakhir dengan ketidakharmonisan, maka untuk pasangan calon di Pilgubsu 2024 harus saling melengkapi. Namun saling melengkapi ini harus dimaknai dengan beberapa hal yang realistis yang justru membuat potensi perpecahan terjadi.

“Kalau Bobby jadi gubernur dan wakilnya dari Golkar. Pada sisi lain, jumlah kursi di DPRD yang dikuasai Golkar, ini akan berpotensi membuat nilai tawar wakil bisa memicu keretakan gubernur dan wakil,” ungkapnya.

Karena itu kata Bakhrul, tidak salah jika sosok pendamping Bobby justru orang yang secara survei dan secara kajian realistis justru berasal dari nama-nama lain yang juga diusulkan partai koalisi pengusung Bobby.

“Kita tunggu saja nama dari partai-partai lain yang tentunya dilihat sepak terjangnya. Dengan begitu lebih mudah untuk menentukan sosok itu tepat atau tidak untuk mendampingi Bobby Nasution,” demikian Bakhrul Khair Amal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya