Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno/Istimewa

Politik

Pilkada Jakarta 2024

PKS Usung Kader Internal karena Ogah Jadi Kayu Bakar Politik

SENIN, 24 JUNI 2024 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Wakil Ketua Majelis Syuro, Mohamad Sohibul Iman, sebagai bakal calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta periode 2024-2029 menyedot perhatian publik.

Salah satu yang dipertanyakan adalah soal elektabilitas Sohibul Iman yang masih rendah. Jauh dibanding Anies Baswedan yang saat ini sudah mendapat dukungan PKB untuk maju pada Pilkada Jakarta 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, langkah ini merupakan upaya untuk menaikkan nilai tawar politik kepada siapapun yang tertarik mengajak PKS berkoalisi di Pilkada Jakarta.


"Jadi PKS itu ingin menunjukkan kepada siapapun sebagai pemenang Pileg di Jakarta dan wajib hukumnya ada kader mereka yang harus digandeng sebagai pendamping untuk bisa maju di Pilkada Jakarta," papar Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/6).

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah itu melanjutkan, selama ini PKS seringkali menjadi pendukung setia dalam setiap ajang kontestasi politik. Namun, di Pilkada Jakarta 2024, PKS ingin menunjukkan taringnya.

"PKS tidak mau jadi sebatas kayu bakar politik lagi. Tentu PKS tidak mau kehilangan momentum politik. Oleh karenanya wajib hukumnya di 2024 ada kader PKS maju Pilgub Jakarta, baik sebagai cagub atau cawagub," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya