Berita

Emas/Net

Bisnis

Emas Dunia Naik Tipis Seiring Melemahnya Imbal Hasil Obligasi AS

SENIN, 24 JUNI 2024 | 12:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia naik tipis pada Senin (24/6). Harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi 2,324.36 dolar AS per ounce. Emas berjangka AS juga naik tipis 0,2 persen menjadi 2.336,70 dolar AS.

Kenaikan tersebut seiring dengan penurunan imbal hasil Treasury sementara investor menunggu data ekonomi dan komentar dari pejabat Federal Reserve mengenai jadwal penurunan suku bunga bank sentral AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang menjadi acuan turun tipis dan bertahan di angka 4,2496 persen, membuat emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) lebih menarik bagi investor.


"Jumat malam terjadi aksi jual yang cukup signifikan karena dolar AS yang kuat. Harga emas juga terdampak oleh hal itu, meskipun pasar cenderung akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali tahun ini," kata Kyle Rodda, analis pasar keuangan di Capital.com

Para pedagang saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga The Fed pada September sebesar 66 persen, menurut CME FedWatch Tool, seperti dikutip dari Reuters.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Ekspor emas Swiss pada bulan Mei turun dibandingkan bulan sebelumnya, karena berkurangnya pengiriman ke India dan Hong Kong, menurut data bea cukai.

Permintaan emas batangan fisik di India, konsumen emas terbesar kedua di dunia, melambat pada minggu lalu karena harga mendekati rekor tertinggi, sehingga mengurangi pembelian ritel karena tidak adanya hari raya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya