Berita

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Mohamad Sohibul Iman/Net

Politik

Usung Sohibul Iman, PKS Terlalu Pede

SENIN, 24 JUNI 2024 | 08:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung kader internal, Mohamad Sohibul Iman, berkontestasi di pentas Pilgub Jakarta 2024 dinilai terlalu percaya diri. Popularitas dan elektabilitas mantan Presiden PKS itu dinilai rendah.

Analisa itu disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (24/6).

“PKS terlalu pede (percaya diri) dan terkesan nekat, tanpa melihat kapasitas kader untuk bisa menang dalam Pilkada Jakarta,” kata Jamiluddin.


Meski begitu dia juga menilai keputusan PKS itu wajar-wajar saja, sebagai partai pemenang Pileg 2024 di Jakarta.

“Sebagai partai pemenang, idealnya memang mengusung kader potensial sendiri,” katanya.

Hanya saja, kata Jamiluddin, keputusan partai berlambang padi dan bulan sabit itu tentu sebatas mengusung calon gubernur. Soal menang tentu perkara lain.

“Sohibul Iman memang kader PKS yang sudah teruji loyal ke partai. Namun untuk mengantarkannya sebagai gubernur Jakarta tampaknya masih sulit,” jelasnya.

Sebelumnya, DPP PKS mengajukan nama Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Mohamad Sohibul Iman, sebagai bakal calon gubernur Jakarta periode 2024-2029.

“Sebagai partai pemenang di Jakarta, PKS memutuskan akan memperjuangkan kader terbaik sebagai calon gubernur Jakarta," kata Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri, lewat keterangannya, Minggu (23/6).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya