Berita

Bripka Ratih Candra Ayu/RMOLJateng

Presisi

Mengenal Sosok Srikandi Polres Jepara Peraih Gelar Doktor

SENIN, 24 JUNI 2024 | 03:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gelar magister dan doktor merupakan gelar yang tinggi di bidang pendidikan. Di Polda Jawa Tengah kini memiliki sosok Polwan yang memiliki gelar Doktor, yakni Bripka Ratih Candra Ayu.

Dia adalah Polwan yang berdinas di Polres Jepara yang pertama bergelar Doktor. Ratih sapaan akrabnya, termotivasi menyelesaikan pendidikan S3, berkat dukungan keluarga, pimpinan, rekan kerja dan para dosen yang membimbingnya.

Hal itu diungkapkan Bripka Ratih yang baru saja lulus Doktor Ilmu Manajemen (PDIM), Fakultas Ekonomi (FE) dari Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang pada Desember 2023 lalu.


“Sebetulnya mendaftar S3 itu tidak sengaja, karena saat itu Unissula mengadakan kuliah kerjasama S2 dengan Polres Jepara,” ujar Bripka Ratih dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (23/6).

Saat ditawari untuk kuliah lagi, Bripka Ratih mengaku telah lulus S2 pada tahun 2016 lalu. Dan mendapatkan tawaran kuliah S3 di almamaternya, yakni Unissula Semarang.

Bagi Ratih, menjadi polisi wanita bukan merupakan profesi yang mudah. Terlebih di dalam profesi ini, mayoritas adalah laki laki. Selain harus memiliki ketahanan fisik yang bagus, Polwan harus memiliki kompetensi di bidang pendidikan, sehingga menjadi nilai tambah bagi mereka.

“Semakin tinggi pendidikan, juga berpengaruh pada pola pikir yang lebih luas dan lebih kritis. Sehingga ke depan, ilmu dan karya ilmiah yang diperoleh dapat meningkatkan citra positif bagi profesi Polisi,” terangnya.

Saat awal menjalani kuliah S3, Bripka Ratih sempat merasa minder dan tidak percaya diri. Sebab latar belakang rekan-rekan kuliahnya yang sebagian besar Kepala Kejaksaan, pengacara senior dan profesi dosen.

Ratih mengaku banyak kontribusi dan pelibatan pimpinan, akademisi, rekan kerja dan tokoh agama di Kabupaten Jepara, saat membantunya menyusun disertasi dan proses menyelesaikan pendidikan S3-nya kala itu.

Istri Aipda Aries Wibowo ini juga bersyukur, selama menjalani beragam tahapan dengan lancar. Hal itu karena dukungan dari keluarga yang membuatnya lulus tepat waktu.

“Tahapan ujian sebanyak 7 kali, mulai dari ujian kolokium, ujian proposal, ujian seminar hasil, ujian tertutup dan ujian terbuka, membuat saya semangat menyelesaikan penelitian disertasi yang diajukan,” terang perempuan yang pernah menempuh gelar S1 IKIP Veteran Semarang dan Magister Manajemen (MM) Unissula ini.

Berkat dukungan dari anak dan suami, Ratih yang bertugas di Satlantas Polres Jepara, lulus tepat waktu di tahun 2023 lalu. Kini, dengan gelar Doktor yang disandangnya itu bisa menjadikan dirinya berbagi ilmu dengan rekan kerja hingga masyarakat.

Bahkan, anak buah dari Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan ini, tidak jarang memberikan support kepada teman-temannya untuk bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi.

“Karena masyarakat sekarang semakin pinter, kita sebagai penegak hukum tentunya harus mengimbanginya. Apalagi teknologi semakin canggih, kita harus mengikuti perkembangan zaman,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya