Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Prabowo-Gibran Harus Evaluasi Total Kebijakan Jokowi

MINGGU, 23 JUNI 2024 | 16:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seluruh kebijakan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo di tahun terakhir kepemimpinannya mesti dievaluasi menyeluruh oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, Prabowo-Gibran memiliki tugas besar untuk mengevaluasi menyeluruh kebijakan Jokowi yang membuat kegaduhan di masyarakat.

"Semua kebijakan yang kita lihat diterbitkan di tahun terakhir Pak Jokowi ini harus kemudian dievaluasi menyeluruh oleh kepemimpinan Pak Prabowo dan Gibran," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (23/6).


Karena jika tidak, kata akademisi Universitas Dian Nusantara ini, maka akan sulit ekonomi di Indonesia menggeliat. Apalagi, investor luar negeri saat ini sulit menanam modal di Indonesia karena tidak adanya kepastian hukum.

"Nah ini yang kemudian harus menjadi corong besar bagi pemimpin-pemimpin kita, baik Pak Jokowi, maupun tentunya nanti Pak Prabowo, yang harus memperhatikan hal ini," kata Kang Tamil.

"Karena kalau halini tidak ditanggulangi, maka merosotnya rupiah akan menjadi PR besar bagi kepemimpinan Pak Prabowo dan Mas Gibran," pungkas Kang Tamil.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya