Berita

Polda Jawa Tengah memastikan pelaku kasus pengeroyokan di Pati bisa bertambah/RMOLJateng

Presisi

Polda Jateng Buka Peluang Tambah Tersangka dalam Kasus Sukolilo

MINGGU, 23 JUNI 2024 | 03:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polda Jawa Tengah memastikan penyelidikan kasus pengeroyokan bos rental mobil di Desa Sumbersoko, Sukolilo, Pati, akan terus dilanjutkan. Penyelidikan dilakukan untuk memburu dugaan adanya pelaku yang kabur.

Disampaikan Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Satake Bayu, saat ini Unit Jatanras Polda Jateng dan Polres Pati akan melakukan pengembangan lebih lanjut.

Sebab, kasus ini telah memunculkan asumsi di masyarakat soal dugaan wilayah yang dijadikan lokasi jual beli kendaraan hasil pencurian, sehingga harus dipastikan kebenarannya.


"Belum selesai, bisa nanti menemukan fakta baru dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Pelaku juga yang kemarin sudah tertangkap, dapat ada tambahan lagi," terang Satake, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (22/6).

Bukti terkait serta pengembangan penyelidikan melalui keterangan warga di wilayah tersebut, tutur Satake, bisa memastikan fakta sesungguhnya. Tetapi, pihak kepolisian berharap masyarakat memberikan dukungan. Baik melalui informasi maupun bisa menahan diri tidak terbawa situasi yang belum kondusif.

"Kita mengharapkan masyarakat bisa membantu kepolisian dalam memantau situasi perkembangan pascakejadian. Agar semuanya segera kondusif lagi dan tidak ada provokasi ataupun salah-salahan di media sosial yang justru memperkeruh suasana," pinta Satake.

Satake pun mengimbau para pengguna media sosial agar bijak, supaya tidak langsung terbawa karena justru semakin menimbulkan kesan buruk.

"Intinya kita harapkan semua pihak sadar dan bijak dalam memahami situasi agar kondisi pascakasus bisa normal dan tidak ada persepsi apapun terhadap masyarakat di sana," tandas Satake.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya