Berita

BSDE/Net

Bisnis

Laba Bersih untuk Dana Cadangan, BSDE Tidak Membagikan Dividen Tahun Buku 2023

SABTU, 22 JUNI 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) sepakat tidak membagikan dividen tahun buku 2023.

Emiten properti Grup Sinarmas ini memutuskan agar laba bersih perseroan tahun buku 2023 sebesar Rp1,945 triliun digunakan untuk dana cadangan dan laba ditahan.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Sabtu (22/6), manajemen BSDE mengatakan, keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada Jumat (21/6) di Tangerang.


"Rinciannya sebesar Rp2 miliar disisihkan sebagai dana cadangan, dan sisanya sebesar Rp1,943 triliun dibukukan sebagai laba ditahan untuk keperluan modal kerja perseroan," ujar manajemen.

RUPST juga menyetujui laporan tahunan perseroan untuk tahun buku 2023; serta mengesahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik.

BSDE mencatatkan laba Rp1,94 triliun pada 2023. Realisasi itu lebih rendah 20,04 persen year-on-year (yoy) dibandingkan 2022 yang mencapai Rp2,43 triliun.

Penurunan laba terjadi saat pendapatan usaha BSDE tumbuh 12,74 persen yoy menjadi Rp11,54 triliun, dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar Rp10,24 triliun. Ini terjadi akibat naiknya harga pokok penjualan dan biaya operasional.

Baru-baru ini, perseroan tercatat melakukan aksi borong saham emiten properti, PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) senilai Rp69 miliar. BSDE membeli sebanyak 17.137.000 saham DUTI dengan harga rata-rata pembelian Rp4.000 per saham.

Aksi beli tersebut semakin memperkuat posisi BSDE sebagai pemegang saham pengendali (PSP) DUTI. Setelah transaksi, BSDE memiliki 1,71 miliar saham DUTI dengan porsi kepemilikan mencapai 92,4 persen.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya